FITRA: Anggaran KPDT menyimpang Rp63 M

Minggu, 18 November 2012 - 12:42 WIB
FITRA: Anggaran KPDT...
FITRA: Anggaran KPDT menyimpang Rp63 M
A A A
Sindonews.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) kembali menemukan potensi penyimpangan anggaran di lingkungan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT).

Menurut Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi, ada potensi penyimpangaan sebesar Rp63 miliar di KPDT.

"Kalau baca dan merenungkan, sepintas Peraturan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal ini patut diberikan tiga jempol. Namun, jika melihat realisasi anggarannya dalam konteks program Bansos (Bantuan Sosial), pasti akan tersedak, sesak nafas, dan juga sangat mengesalkan sekali," kata Uchok dalam rilisnya, Sabtu (18/11/2012).

Lebih lanjut Uchok menjelaskan, potensi anggaran sebesar Rp63 miliar tersebut disebabkan oleh alokasi anggaran sebesar Rp57,8 miliar.

"Tidak berdasarkan Proposal atau SK (Surat Keputusan) Bupati tentang Lokasi penerimaan Bantuan, SPK (Surat Perintah Kerja), BAST (Berita Acara Serah Terima) pekerjaan," tambahnya

Penyebab lainnya, lanjut Uchok, adalah alokasi anggaran sebesar Rp5,1 miliar tidak ada kontrak atau BAST (Berita Acara Serah Terima) pekerjaan.

Maka itu, dia meminta meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian, atau Kejaksaan segera melakukan penyelidikan terhadap kasus Bansos di Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal ini.

"Penyataan opini hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semester I tahun 2012, sudah jelas menyatakan pengeluaran anggaran sebesar Rp63 miliar tidak didukung dengan bukti pertanggungjawaban yang lengkap dan sah berpotensi terjadi penyimpangaan," tutur Uchok.

Selain itu Uchok juga menuntut DPR untuk turut serta membawa kasus ini ke aparat hukum berwajib.

"Ayo DPR dorong dong kasus ini ke aparat hukum! Masa masalah ini dibiarkan saja alias tidak diapa-apakan. Jangan kalah dengan Dahlan Iskan atau Dipo alam yang terus menerus menghajar DPR. Gunakan hak pengawasan DPR anda," tutupnya.
(rsa)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved