TKW diperkosa, review perlindungan buruh RI-Malaysia

Selasa, 13 November 2012 - 23:05 WIB
TKW diperkosa, review...
TKW diperkosa, review perlindungan buruh RI-Malaysia
A A A
Sindonews.com - Dalam sepekan, dua Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mengalami tindak pemerkosaan. Atas peristiwa ini, Pemerintah Indonesia wajib mengkaji ulang upaya perlindungan buruh migran dengan Malaysia.

Menurut Staf Divisi Pemantauan Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Putri Kanesia, hal itu bertujuan untuk memberikan perlindungan yang jelas kepada TKI.

"Review kembali upaya perlindungan terhadap buruh migran Indonesia yang ada di Malaysia. Karena upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan Malaysia, tidak cukup menghentikan atau menghapus kekerasan yang terjadi terhadap TKI di luar negeri, khususnya di Malaysia," kata Putri Kanesia, melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Selasa (13/11/2012) malam.

Dia menambahkan, perlu adanya peran aktif Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia dalam menangani kekerasan atau kasus perkosaan di negeri Jiran tersebut. KBRI segera melakukan pencegahan agar masalah ini tidak kembali terulang.

"Peran aktif Kedutaan besar Indonesia di Malaysia sangat diperlukan. Khususnya dalam respon cepat terhadap kasus kekerasan buruh migran dan upaya pencegahannyan," tandasnya.

Seperti diketahui, tiga aparat polisi Diraja Malaysia melakukan pemerkosaan terhadap seorang TKI asal Batang, Jawa Tengah. Peristiwa pemerkosaan itu dilakukan di kantor kepolisian Bukit Mertajam, Pulau Penang, Malaysia, pada Jumat 9 November 2012, pagi.

Ketiga polisi Diraja Malaysia tersebut adalah Nik Sin Mat Lazin (33) dengan masa tugas selama 13 tahun, Syahiran Ramli (21) dengan masa tugas setahun satu bulan, dan Remy Anak Dana (25) yang melalui masa tugasnya 1 tahun 2 bulan.

Selain itu, TKI asal Aceh juga mengalami pemerkosaan oleh majikannya. Saat ini, pelaku diketahui melarikan diri. Pihak kepolisian Malaysia mengaku tengah melakukan pengejaran kepada pelaku pemerkosaan tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved