KPU diminta transparan dana ke AS
Kamis, 08 November 2012 - 07:45 WIB
KPU diminta transparan dana ke AS
A
A
A
Sindonews.com - Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) meminta agar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik dan salah seorang dari anggota Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Nelson Simanjuntak melaporkan dana yang digunakan untuk berangkat ke Amerika Serikat (AS) itu ke masyarakat.
"Ya, (harus dilaporkan ke publik), sama pejabat negara wajib mengumumkan berapa dana yang mereka terima. Dan itu wajib dilaporkan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Karena itu dapat berupa gratifikasi," kata Direktur lingkar Madani untuk Indonesia (lima) Ray Rangkuti melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, kamis (7/11/2012).
Jangan sampai kepergian tersebut didanai oleh pihak asing, kemudian KPU memanfaatkannya untuk jalan-jalan ke luar negeri. "Apakah dari APBN atau sumbangan lembaga donor AS," ujarnya.
Seperti diketahui, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik dan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak justru pergi ke Amerika Serikat (AS). Kedua orang ini diketahui, sudah empat hari berada di AS.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keperluan keduanya ke negara tersebut dalam rangka meninjau Pemilihan Presiden (Pilpres) AS.
"Ya, (harus dilaporkan ke publik), sama pejabat negara wajib mengumumkan berapa dana yang mereka terima. Dan itu wajib dilaporkan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Karena itu dapat berupa gratifikasi," kata Direktur lingkar Madani untuk Indonesia (lima) Ray Rangkuti melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, kamis (7/11/2012).
Jangan sampai kepergian tersebut didanai oleh pihak asing, kemudian KPU memanfaatkannya untuk jalan-jalan ke luar negeri. "Apakah dari APBN atau sumbangan lembaga donor AS," ujarnya.
Seperti diketahui, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik dan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak justru pergi ke Amerika Serikat (AS). Kedua orang ini diketahui, sudah empat hari berada di AS.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keperluan keduanya ke negara tersebut dalam rangka meninjau Pemilihan Presiden (Pilpres) AS.
(mhd)