Gelar pahlawan untuk Soekarno bukan politis

Rabu, 07 November 2012 - 20:20 WIB
Gelar pahlawan untuk...
Gelar pahlawan untuk Soekarno bukan politis
A A A
Sindonews.com - Ketua DPR Marzuki Alie meminta semua pihak untuk tidak mengkait-kaitkan pemberian gelar pahlawan nasional dengan masalah politik. Termasuk, menghubungkan soal kebekuan antara Megawati Soerkarnoputri dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat pemberian itu dilaksanakan di Istana Negara Jakarta, tadi siang.

Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden RI pertama Soerkarno dan wakilnya Muhammad Hatta, murni pemberian terhadap bapak bangsa dan guru bangsa.

"Saya tidak akan berkomentar, karena ini bukan politik tapi murni pemberian penghargaan terhadap Bapak Bangsa, Guru Bangsa. Tidak ada kawan abadi dan musuh abadi dalam politik, lagi pula persoalan 2014 masih perlu waktu karena kita akan berkompetisi dulu di Pileg," tuturnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/11/2012).

Dia menilai, Soekarno dan Hatta mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan pahlawan-pahlawan lainnya. Karena itu, keduanya layak untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.

"Kalau dibanding jasa-jasanya dengan pahlawan nasional yang diberikan sebelumnya, tentu Bung Karno dan Bung Hatta mempunyai kekhasan yang luar biasa," tukasnya.

Namun, politikus Partai Demokrat itu mengakui, jika pemberian gelar itu sebenarnya telat. Namun, dapat dipahami mengingat pemberian gelar itu membutuhkan proses diskusi dan usulan panjang antara lembaga negara.

"Kalau dibilang telat, memang telat karena usulan itu dari kami, pimpinan dan lembaga negara DPR, DPD, dan MPR. Saya sampaikan kepada presiden, agar kepada Bung Karno dan Bung Hatta diberikan gelar Pahlawan Nasional. Karena semua syarat itu terpenuhi," ujarnya.

Menurut dia, pembahasan mengenai gelar tersebut sebenarnya sudah muncul sejak empat lalu dan langsung disampaikan ke presiden.

"Pembahasan ini sudah sejak empat bulan yang lalu, tanpa seleksi, dan langsung diterima oleh presiden. Jadi, sudah seharusnya sebagai anak bangsa kita memberikan penghormatan yang layak pada pahlawan proklamasi yang mempertahankan kemerdekaan," jelasnya.
(lns)
Berita Terkait
Saatnya Berdamai dengan...
Saatnya Berdamai dengan Sejarah melalui Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Gelar Pahlawan Nasional...
Gelar Pahlawan Nasional untuk Pemimpin Bangsa Simbol Kedewasaan Kolektif Bernegara
Jejak Perjuangan KH...
Jejak Perjuangan KH Ahmad Sanusi, Pahlawan Nasional yang Sering Keluar Masuk Penjara
PDIP Dukung Pengusulan...
PDIP Dukung Pengusulan Dokter Pribadi Bung Karno dan Hatta Jadi Pahlawan Nasional
Prof Henry Nilai Soeharto...
Prof Henry Nilai Soeharto Pantas Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Deretan Jurnalis Bergelar...
Deretan Jurnalis Bergelar Pahlawan Nasional, Nomor 3 Kakek Anies Baswedan
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved