Amran curhat, anaknya terancam DO dari sekolah
Senin, 05 November 2012 - 11:39 WIB
Amran curhat, anaknya terancam DO dari sekolah
A
A
A
Sindonews.com - Terdakwa kasus pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Amran Batalipu, terus meminta keringanan dari Majelis Hakim atas hukuman yang sedang dijalaninya saat ini.
Menurut mantan Bupati Buol itu, karena kasus yang sedang dijalaninya ini, sekolah anaknya jadi berantakan. Pasalnya, sang anak acap kali meninggalkan jam sekolah demi menjenguk dirinya di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kami mohon kepada yang mulia untuk memperhatikan waktu kunjungan, karena waktunya bentrok dengan waktu sekolah anak saya," kata Amran, saat persidangan dirinya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Menurut Amran, akibat anaknya sering bolos sekolah. Pihak sekolah tempat anaknya memperoleh pendidikan, sampai mengeluarkan ancaman.
“Pihak sekolah mengancam akan mengeluarkan (drop out/DO) anak saya jika terus-menerus meninggalkan sekolah," ungkapnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, dirinya sangat prihatin terhadap perkembangan anaknya itu. Sebab, selama ini anaknya hidup di Jakarta dengan tantenya.
"Ibunya tinggal di Sulawesi," tandasnya.
Menurut mantan Bupati Buol itu, karena kasus yang sedang dijalaninya ini, sekolah anaknya jadi berantakan. Pasalnya, sang anak acap kali meninggalkan jam sekolah demi menjenguk dirinya di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kami mohon kepada yang mulia untuk memperhatikan waktu kunjungan, karena waktunya bentrok dengan waktu sekolah anak saya," kata Amran, saat persidangan dirinya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Menurut Amran, akibat anaknya sering bolos sekolah. Pihak sekolah tempat anaknya memperoleh pendidikan, sampai mengeluarkan ancaman.
“Pihak sekolah mengancam akan mengeluarkan (drop out/DO) anak saya jika terus-menerus meninggalkan sekolah," ungkapnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, dirinya sangat prihatin terhadap perkembangan anaknya itu. Sebab, selama ini anaknya hidup di Jakarta dengan tantenya.
"Ibunya tinggal di Sulawesi," tandasnya.
(maf)