KPU tidak transparan bisa ganggu Pemilu 2014

Kamis, 01 November 2012 - 15:48 WIB
KPU tidak transparan...
KPU tidak transparan bisa ganggu Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Lingkar madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkut mengkhawatirkan proses verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dilakukan tertutup dapat mengakibatkan fase faktual partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2014 tidak berjalan lancar.

”Surat penetapan dengan keterangan detail faktor-faktor yang membuat parpol ini tidak lolos, tidak juga diterbitkan KPU. Seolah mereka menghindar dan mengarahkan suasana ke verifikasi faktual,” tandas Ray di Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Dirinya menambahkan, sikap KPU itu, bisa jadi akan terulang saat pelaksanaan proses verifikasi faktual. Tak hanya itu, persiapan pelaksanaan verifikasi faktual tak kalah mengkhawatirkan. Sebab, hingga sekarang KPU baru melakukan tahap konsolidasi dengan KPUD.

”Persiapan verifikasi faktual tidak semulus yang diduga. Sepanjang informasi yang didapatkan LiMa, sejauh ini pelaksanaan verifikasi faktual masih dalam taraf konsolidasi. Beberapa KPU Provinsi baru melakukan konsolidasi dengan KPU Kabupaten/ Kota,” paparnya.

Ray melanjutkan, langkah lamban KPUD ini dapat dipahami karena sebagian besar KPU Provinsi baru mendapatkan salinan Surat Edaran KPU No 538/KPU/ X/12 tentang Verifikasi Faktual pada 28 atau 29 Oktober 2012. Artinya, verifikasi faktual kemungkinan besar baru akan dilaksanakan pada 1 November 2012.

”Dengan begitu, KPU berpotensi kehilangan waktu selama tiga hari dan waktu efektif verifikasi hanya berlangsung selama lima hari,” jelasnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved