KPU: Parpol tak lolos tanyakan ke KPU

Kamis, 01 November 2012 - 08:56 WIB
KPU: Parpol tak lolos...
KPU: Parpol tak lolos tanyakan ke KPU
A A A
Sindonews.com - Jika partai politik (parpol) kecewa terhadap putusan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait verifikasi administrasi, tidak usah mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), tapi ke pihaknya.

"Kami memang tidak menyertakan, kami hanya menyampaikan apakah Parpol itu lolos atau tidak, jika tidak mengapa, maka tanyakan kepada KPU, kami ada Pokja (kelompok kerja) dalam hal itu. Nanti dijelaskan," kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah saat dihubungi Sindonews, Kamis (1/11/2012).

Dia mengatakan, kalau nantinya KPU juga akan menyampaikan hperihal administrasi apa yang membuat parpol tersebut tidak lolos pada verifikasi itu. Silahkan berhubungan dengan Kelompok Kerja (Pokja) KPU.

"Jadi masalah syarat nanti akan disampaikan, akan berikan surat baru. Nah partai yang ingin tahu terlebih dahulu silahkan, langsung berhubungan dengan Pokja, itu kalau memang memerlukan. Kami akan berikan, kita belum informasikan melalui surat," tandasnya.

Katanya, pengumuman syarat administrasi yang tidak lolos masih harus menunggu verifikasi faktual selesai dan adanya penetapan parpol peserta Pemilihan Umum (Pemilu).

"Surat administrasi nanti kan masih ada faktual, baru dikeluarkan setelah itu. Mana partai yang tidak lolos, dan kenapa tidak lolos, itu nanti," kilahnya.

Sementara itu, menanggapi permintaan parpol yang tidak lolos agar Bawaslu memecat tujuh Komisioner KPU, Ferry mempersilahkan untuk diajukan.

"Yah silahkan (lapor Bawaslu), itu kan hak mereka untuk melaporkan," tuturnya.

Sebelumnya, empat parpol yang tidak lolos verifikasi administrasi di KPU untuk menjadi peserta di Pemilu 2014 mendatang, menyambangi Banwaslu untuk mengadukan perihal ketidaklolosan mereka dalam verifikasi.

keempat partai itu adalah Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) sudah tiba di Banwaslu sejak pukul 12.00 WIB. Selain partai SRI, partai lain yang tak lolos verifikasi di antaranya Partai Kongres, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), dan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved