Dongkrak elektabilitas, Golkar butuh ketokohan JK
Senin, 29 Oktober 2012 - 16:59 WIB
Dongkrak elektabilitas, Golkar butuh ketokohan JK
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar berharap ketokohan Jusuf Kalla (JK) mampu mendongkrak suara Golkar dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
"Kondisi ideal yang diharapkan semua pihak, tokoh senior dan besar seperti Pak JK. Diharapkan sekali untuk dapat ikut mendorong pemenangan Partai Golkar dalam Pileg atau Pilpres, saya yakin ketokohan JK sangat besar pengaruhnya," jelas Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keagamaan Hajriyanto Y Thohari, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini berharap, agar mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga bisa membantu kemenangan partai berlambang pohon beringin yang sekarang diketuai oleh Aburizal Bakrie (Ical).
"Jadi kemenangan Golkar dalam Pileg dan Pilpres 2014 mendatang, yakin beliau akan memberikan bantuannya untuk kemenangan tersebut," tandasnya.
Mantan wakil presiden itu, diyakini, dapat mendongkrak popularitas partai Orde Baru (Orba) itu, serta mengembalikan kejayaan yang pernah dipegangnya.
"Kalau melihat kampanye Pileg atau Pilpres, kemungkinan seperti itu sangat besar untuk beliau dalam memberikan pemenangan," tambahnya.
"Kondisi ideal yang diharapkan semua pihak, tokoh senior dan besar seperti Pak JK. Diharapkan sekali untuk dapat ikut mendorong pemenangan Partai Golkar dalam Pileg atau Pilpres, saya yakin ketokohan JK sangat besar pengaruhnya," jelas Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keagamaan Hajriyanto Y Thohari, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini berharap, agar mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga bisa membantu kemenangan partai berlambang pohon beringin yang sekarang diketuai oleh Aburizal Bakrie (Ical).
"Jadi kemenangan Golkar dalam Pileg dan Pilpres 2014 mendatang, yakin beliau akan memberikan bantuannya untuk kemenangan tersebut," tandasnya.
Mantan wakil presiden itu, diyakini, dapat mendongkrak popularitas partai Orde Baru (Orba) itu, serta mengembalikan kejayaan yang pernah dipegangnya.
"Kalau melihat kampanye Pileg atau Pilpres, kemungkinan seperti itu sangat besar untuk beliau dalam memberikan pemenangan," tambahnya.
(mhd)