Sumpah Pemuda hanya semangat memiliki bahasa Indonesia

Minggu, 28 Oktober 2012 - 12:55 WIB
Sumpah Pemuda hanya...
Sumpah Pemuda hanya semangat memiliki bahasa Indonesia
A A A
Sindonews.com - Pemuda Muhammadiyah menilai yang masih tersisa dari Sumpah Pemuda saat ini hanyalah semangat memiliki bahasa Indonesia. Terbukti hari ini bahasa Indonesia masih mampu menjadi jembatan penghubung antar suku dan budaya di Indonesia.

"Meski di sana-sini ada juga kalangan masyarakat kita yang lebih bangga berbahasa asing daripada berbahasa Indonesia. Namun jumlahnya belum begitu mengkhawatirkan," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay di Jakarta, Minggu (28/10/2012).

Menurut Saleh, pudarnya semangat bertanah air dan berbangsa satu harus segera di antisipasi. Lambat atau cepat, kondisi ini pada suatu titik tertentu bisa membahayakan semangat nasionalisme yang dibangun di atas semangat bertanah air, berbangsa, dan berbahasa satu, yaitu tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia.

Saleh melanjutkan, para pemuda sebagai estafet kepemimpinan di masa depan harus diberi akses terhadap pendidikan, kepemilikan tanah, modal, dan juga di ranah sosial politik. Para pemimpin politik sudah saatnya membuka ruang bagi tampilnya kaum muda di pentas politik nasional.

"Dengan semangat itulah, kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan dapat dikokohkan," lanjutnya.

Dia mengungkapkan, maraknya terorisme dan kekerasan atas nama agama juga dinilai sebagai bentuk ketidaksetujuan para pelakunya terhadap semangat persatuan sebagai anak bangsa. Dalam aks-aksinya mereka menegaskan penolakan terhadap realitas kebhinnekaan suku, ras, dan agama yang ada.

"Mereka ingin menjadi bangsa homogen, terutama dalam hal agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME)," ungkapnya.

Saleh menjelaskan, melalui Sumpah Pemuda, seluruh komponen anak bangsa dipersatukan. Semua orang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Tidak boleh ada tindakan diskriminatif atas dasar perbedaan suku, budaya, ras, letak geografis, dan juga agama.

"Karena itu, sumpah pemuda juga dimaknai sebagai deklarasi pemberlakuan nilai-nilai keadilan bagi seluruh anak bangsa," jelasnya.

Saleh menambahkan, salah satu cara yang perlu dilakukan dalam menumbuhkembangkan semangat Sumpah Pemuda adalah dengan menerapkan keadilan bagi semua. Kesempatan untuk memiliki tanah dan sumber penghidupan harus dibuka secara adil. Semua komponen bangsa harus diberi kesempatan untuk menikmati kue pembangunan.

"Keadilan menjadi suatu keharusan yang perlu ditegakkan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara kita," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
15 Tokoh Penting di...
15 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda, Ada yang Keturunan Tionghoa
Sejarah, Tokoh, Tujuan,...
Sejarah, Tokoh, Tujuan, dan Makna di Balik Hari Sumpah Pemuda
28 Oktober Hari Sumpah...
28 Oktober Hari Sumpah Pemuda, Ini 3 Lokasi Bersejarah yang Wajib Kamu Tahu
33 Ucapan Hari Sumpah...
33 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2024, Pesan Penuh Harapan dan Semangat
Mengenal Tiga Tokoh...
Mengenal Tiga Tokoh Perempuan Penting di Balik Hari Sumpah Pemuda
Sejarah Sumpah Pemuda...
Sejarah Sumpah Pemuda 1928 dan Deretan Tokoh di Baliknya
Berita Terkini
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Jelang Dilantik sebagai...
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Tiba di Istana Negara
Prabowo Lantik Pimpinan...
Prabowo Lantik Pimpinan Lembaga Universitas RI Sore Ini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved