NasDem usung JK, ini kata politikus Golkar
Kamis, 25 Oktober 2012 - 01:24 WIB
NasDem usung JK, ini kata politikus Golkar
A
A
A
Sindonews.com - Niatan Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang siap menerima Jusuf Kalla (JK) apabila partai politik lain menyia-nyiakan eksistensi mantan Wakil Presiden itu pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, ditanggapi oleh beberapa anggota Partai Golkar.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keagamaan Hajriyanto Y Thohari mengatakan, hendaknya niatan NasDem disertai dengan deklarasi secepat mungkin.
"Kalau Partai NasDem atau partai apapun berniat mencalonkan Pak JK, ya jangan cuma wacana. Masa mencalonkan presiden, kok di batin saja. Harus yang sungguh-sungguh, terus terang, dan segera deklarasikan. Dekarasi dini kan makin baik," ujarnya kepada Sindonews, Rabu (24/10/2012).
Wakil Ketua MPR ini menambahkan, deklarasi dini yang demikian dianggapnya bisa membuat rakyat untuk dapat menilainya secara leluasa, karena sejak awal sudah tahu mana-mana yang akan ditimbang dan dipilih nantinya.
"Makin banyak alternatif dan makin beragam capres, kan makin baik," tutur politikus Partai berlambang pohon beringin ini.
Menurutnya, adalah hak semua partai untuk mencalonkan tokoh yang dikatakannya besar di Partai Golkar tersebut. Tambahnya, orang lain atau partai lain tidak berhak menghalangi, bahkan sewot terhadap hal tersebut.
"Tidak seorang pun boleh melarang. Setiap orang, demikian kata konstitusi, memiliki hak memilih dan dipilih. Pak JK adalah tokoh Golkar yang sangat dihormati. Beliau memang tidak lagi masuk dalam kepengurusan Golkar, tetapi beliau tetap tokoh Golkar. Bahkan tokoh besar Golkar," pungkasnya.
Tanggapan lain datang dari Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo. Bambang mengatakan, sebuah pilihan yang tepat jika JK diusung NasDem.
"Menurut saya pilihan yang tepat. Apalagi kalau JK disandingkan dengan Harry Tanoe, tokoh pengusaha muda yang sangat potensial. Pasti luar biasa," kepada Bambang kepada Sindonews.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keagamaan Hajriyanto Y Thohari mengatakan, hendaknya niatan NasDem disertai dengan deklarasi secepat mungkin.
"Kalau Partai NasDem atau partai apapun berniat mencalonkan Pak JK, ya jangan cuma wacana. Masa mencalonkan presiden, kok di batin saja. Harus yang sungguh-sungguh, terus terang, dan segera deklarasikan. Dekarasi dini kan makin baik," ujarnya kepada Sindonews, Rabu (24/10/2012).
Wakil Ketua MPR ini menambahkan, deklarasi dini yang demikian dianggapnya bisa membuat rakyat untuk dapat menilainya secara leluasa, karena sejak awal sudah tahu mana-mana yang akan ditimbang dan dipilih nantinya.
"Makin banyak alternatif dan makin beragam capres, kan makin baik," tutur politikus Partai berlambang pohon beringin ini.
Menurutnya, adalah hak semua partai untuk mencalonkan tokoh yang dikatakannya besar di Partai Golkar tersebut. Tambahnya, orang lain atau partai lain tidak berhak menghalangi, bahkan sewot terhadap hal tersebut.
"Tidak seorang pun boleh melarang. Setiap orang, demikian kata konstitusi, memiliki hak memilih dan dipilih. Pak JK adalah tokoh Golkar yang sangat dihormati. Beliau memang tidak lagi masuk dalam kepengurusan Golkar, tetapi beliau tetap tokoh Golkar. Bahkan tokoh besar Golkar," pungkasnya.
Tanggapan lain datang dari Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo. Bambang mengatakan, sebuah pilihan yang tepat jika JK diusung NasDem.
"Menurut saya pilihan yang tepat. Apalagi kalau JK disandingkan dengan Harry Tanoe, tokoh pengusaha muda yang sangat potensial. Pasti luar biasa," kepada Bambang kepada Sindonews.
(mhd)