Harga kambing melonjak 100 persen
Selasa, 23 Oktober 2012 - 09:04 WIB
Harga kambing melonjak 100 persen
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha di Kota Solo, Jawa Tengah, dan sekitarnya harga kambing terus melonjak. Diprediksi pada H-2 lebaran, harga kambing bisa melonjak 100 persen dari harga normal.
Puluhan pedagang kambing di Pasar Semanggi Solo mengaku sejak beberapa hari terakhir permintaan kambing kurban terus meningkat. Banyaknya kambing di pasar ini tidak mempengaruhi harga sama sekali.
Sebaliknya, harga kambing dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. Di hari biasa harga seekor kambing yang memenuhi syarat untuk Idul Adha sekira Rp800 ribu dan kini harganya tembus Rp1,5 juta.
Kenaikkan harga yang sudah mencapai 100 persen dianggap pedagang kambing belum seberapa. Bahkan mendekati Idul Adha kenaikkan harga kambing bisa mencapai 120 persen.
Menurut Raji Kabul penjual kambing asal Masaran, kenaikan harga kambing di Pasar Semanggi ini belum seberapa. "Pada H-2 harga kambing yang biasanya kita jual Rp1,5 juta bisa mencapai Rp1,7 juta per ekor," katanya di Solo, Selasa (23/10/2012).
Bahkan harga di Pasar Semanggi termasuk murah dibandingkan pasar lain. Apalagi di pasar ini banyak pilihan karena selain kambing lokal Solo, pedagang juga mendatangkan kambing dari kawasan Jawa Timur.
Kendati banyak dipasok dari daerah lain, kebutuhan kambing di pasar ini selalu kurang karena keterbatasan pengangkutan. Dalam satu kali angkut penjual hanya bisa membawa 15 sampai 20 kambing.
Puluhan pedagang kambing di Pasar Semanggi Solo mengaku sejak beberapa hari terakhir permintaan kambing kurban terus meningkat. Banyaknya kambing di pasar ini tidak mempengaruhi harga sama sekali.
Sebaliknya, harga kambing dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. Di hari biasa harga seekor kambing yang memenuhi syarat untuk Idul Adha sekira Rp800 ribu dan kini harganya tembus Rp1,5 juta.
Kenaikkan harga yang sudah mencapai 100 persen dianggap pedagang kambing belum seberapa. Bahkan mendekati Idul Adha kenaikkan harga kambing bisa mencapai 120 persen.
Menurut Raji Kabul penjual kambing asal Masaran, kenaikan harga kambing di Pasar Semanggi ini belum seberapa. "Pada H-2 harga kambing yang biasanya kita jual Rp1,5 juta bisa mencapai Rp1,7 juta per ekor," katanya di Solo, Selasa (23/10/2012).
Bahkan harga di Pasar Semanggi termasuk murah dibandingkan pasar lain. Apalagi di pasar ini banyak pilihan karena selain kambing lokal Solo, pedagang juga mendatangkan kambing dari kawasan Jawa Timur.
Kendati banyak dipasok dari daerah lain, kebutuhan kambing di pasar ini selalu kurang karena keterbatasan pengangkutan. Dalam satu kali angkut penjual hanya bisa membawa 15 sampai 20 kambing.
(ysw)