KPK dalami keterlibatan Menteri Andi
Senin, 22 Oktober 2012 - 14:30 WIB
KPK dalami keterlibatan Menteri Andi
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan terus mendalami keterlibatan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng dalam proyek Hambalang.
Kendati bukti audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menjadi sumir sejak hilangnya nama seseorang dalam audit tersebut.
Juru bicara KPK Johan Budi menegaskan, hasil audit BPK mengenai keseluruhan proyek Hambalang serta kerugiannya negara, tidak berhubungan dengan penyidikan ataupun penyelidikan yang saat ini sedang ditangani KPK.
“Audit BPK tentu bagaimana hasilnya tergantung mereka yang melakukan audit. Mengenai ada atau tidaknya nama itu tidak berkorelasi dengan penyidikan yang dilakukan KPK,“ kata Johan dalam keterangan persnya di KPK, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Johan menegaskan, penghilangan nama Menegpora Andi Mallarangeng tersebut, tidak akan menghalangi KPK untuk menjeratnya sebagai tersangka.
Kendati hasil audit bisa dijadikan petunjuk, Johan melanjutkan, itu tidak akan menjadi acuan mereka untuk mengabaikan nama Andi dalam penyidikan yang sedang mereka lakukan.
“Itu semua nanti tergantung penyidik kalau nanti ada keterlibatan nama tersebut (Andi Mallarangeng). Audit BPK nanti tidak serta merta dijadikan alat bukti ke persidangan, tapi perlu disertakan petunjuk untuk penguat terlebih dahulu,“ tegasnya.
Johan pun menjanjikan, pihaknya akan segera bekerja cepat untuk menyelesaikan kasus tersebut. Bahkan, KPK bersiap untuk bisa menemukan adanya keterlibatan tersangka lain yang kemungkinan justru adalah nama yang hilang dalam audit BPK tersebut.
“Kita nanti akan melakukan proses penyidikan sebagai petunjuk menemukan keterlibatan namanya orang. Yang pasti, audit BPK tidak ada hubungannya dengan penyidikan KPK,“ tegasnya.
Kendati bukti audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menjadi sumir sejak hilangnya nama seseorang dalam audit tersebut.
Juru bicara KPK Johan Budi menegaskan, hasil audit BPK mengenai keseluruhan proyek Hambalang serta kerugiannya negara, tidak berhubungan dengan penyidikan ataupun penyelidikan yang saat ini sedang ditangani KPK.
“Audit BPK tentu bagaimana hasilnya tergantung mereka yang melakukan audit. Mengenai ada atau tidaknya nama itu tidak berkorelasi dengan penyidikan yang dilakukan KPK,“ kata Johan dalam keterangan persnya di KPK, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Johan menegaskan, penghilangan nama Menegpora Andi Mallarangeng tersebut, tidak akan menghalangi KPK untuk menjeratnya sebagai tersangka.
Kendati hasil audit bisa dijadikan petunjuk, Johan melanjutkan, itu tidak akan menjadi acuan mereka untuk mengabaikan nama Andi dalam penyidikan yang sedang mereka lakukan.
“Itu semua nanti tergantung penyidik kalau nanti ada keterlibatan nama tersebut (Andi Mallarangeng). Audit BPK nanti tidak serta merta dijadikan alat bukti ke persidangan, tapi perlu disertakan petunjuk untuk penguat terlebih dahulu,“ tegasnya.
Johan pun menjanjikan, pihaknya akan segera bekerja cepat untuk menyelesaikan kasus tersebut. Bahkan, KPK bersiap untuk bisa menemukan adanya keterlibatan tersangka lain yang kemungkinan justru adalah nama yang hilang dalam audit BPK tersebut.
“Kita nanti akan melakukan proses penyidikan sebagai petunjuk menemukan keterlibatan namanya orang. Yang pasti, audit BPK tidak ada hubungannya dengan penyidikan KPK,“ tegasnya.
(ysw)