119 orang jemaah calon haji Indonesia sakit
Senin, 22 Oktober 2012 - 08:15 WIB
119 orang jemaah calon haji Indonesia sakit
A
A
A
Sindonews.com - Sekira 100 orang lebih jemaah calon haji asal Indonesia sakit menjelang pelaksanaan haji pada Kamis 25 Oktober 2012 mendatang. Para jemaah haji yang sakit nantinya akan dibantu dengan mobil ambulans untuk melakukan wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi.
Kepala Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah, Agus Widiyatmoko mengatakan, BPHI Mekkah saat ini merawat 119 jemaah calon haji, yang terdiri dari 64 jemaah calon haji pria, dan 55 jemaah haji wanita.
"Jamaah sakit memenuhi Bangsal ICU, dan perawatan. Kebanyakan masih di dominasi oleh laki-laki sebanyak 64 orang, sedangkan wanita 55 orang. Umur mereka bervariasi antara 40 tahun sampai usia lanjut, tapi 60 persen diantaranya sudah berusia lanjut," katanya di Mekkah, Arab Saudi, Senin (22/10/2012).
Dia mengungkapkan, para jemaah yang dirawat tersebut kebanyakan mengidap penyakit diabetes, hipertensi, jantung, dan memang faktor usia. Nantinya, calon jemaah haji yang masih sakit akan disafari wukuf-kan, yakni dengan berdiam di Padang Arafah dibantu ambulans.
"Tapi kalau tidak memenuhi syarat, dan tidak memiliki kemampuan, maka hajinya akan di-badalkan atau diwakilkan oleh orang lain," ujarnya.
Sementara itu, dari data BPHI tercatat telah ada 89 jemaah calon haji asal Indonesia yang meninggal dunia. 69 orang diantaranya meninggal di Mekkah, Arab Saudi.
Ibadah haji sendiri akan mulai dilaksanakan pada 25 Oktober 2012 mendatang dengan melakukan wukuf di Padang Arafah, yang dilanjutkan dengan Mabit Muzdalifah pada malamnya. Kemudian, para jemaah haji akan melakukan lempar jumroh pada hari tasrik, dan tawaf, serta sai.
Kepala Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah, Agus Widiyatmoko mengatakan, BPHI Mekkah saat ini merawat 119 jemaah calon haji, yang terdiri dari 64 jemaah calon haji pria, dan 55 jemaah haji wanita.
"Jamaah sakit memenuhi Bangsal ICU, dan perawatan. Kebanyakan masih di dominasi oleh laki-laki sebanyak 64 orang, sedangkan wanita 55 orang. Umur mereka bervariasi antara 40 tahun sampai usia lanjut, tapi 60 persen diantaranya sudah berusia lanjut," katanya di Mekkah, Arab Saudi, Senin (22/10/2012).
Dia mengungkapkan, para jemaah yang dirawat tersebut kebanyakan mengidap penyakit diabetes, hipertensi, jantung, dan memang faktor usia. Nantinya, calon jemaah haji yang masih sakit akan disafari wukuf-kan, yakni dengan berdiam di Padang Arafah dibantu ambulans.
"Tapi kalau tidak memenuhi syarat, dan tidak memiliki kemampuan, maka hajinya akan di-badalkan atau diwakilkan oleh orang lain," ujarnya.
Sementara itu, dari data BPHI tercatat telah ada 89 jemaah calon haji asal Indonesia yang meninggal dunia. 69 orang diantaranya meninggal di Mekkah, Arab Saudi.
Ibadah haji sendiri akan mulai dilaksanakan pada 25 Oktober 2012 mendatang dengan melakukan wukuf di Padang Arafah, yang dilanjutkan dengan Mabit Muzdalifah pada malamnya. Kemudian, para jemaah haji akan melakukan lempar jumroh pada hari tasrik, dan tawaf, serta sai.
(lil)