Harga hewan kurban tak terbendung
Kamis, 18 Oktober 2012 - 22:45 WIB
Harga hewan kurban tak terbendung
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang Idul Adha, sejumlah harga hewan ternak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tak terbendung. Kenaikkan rata-rata hewan kurban mencapai Rp500 ribu hingga Rp1 juta per ekor.
Jika tahun harga kambing kualitas bagus tahun lalu dihargai Rp2,5 hingga Rp3 juta, kini Rp3 juta hingga Rp4 juta lebih.
Sedangkan untuk jenis sapi biasa dijual Rp9 juta hingga Rp20 juta per ekornya kini mencapai harga tertinggi antara Rp 18 juta hingga Rp 20 juta.
Kasi Informasi pasar, Dinas peternakan OKI, Bastoni Muchtar, menjelaskan bahwa kenaikan harga hewan kurban ini memang sudah terjadi setiap tahun. "Kenaikan harga hewan kurban ini masih dalam tingkat wajar, tinggal tergantung pembeli untuk bisa pintar menawar,” jelasnya di kantornya di OKI, Kamis (18/10/2012).
Mengenai harga hewan yang tinggi, itu sesuai dengan kualitas hewan kurban yang dijual. Mengenai asal hewan kurban, lebih banyak berasal dari Lampung.
”Kecuali hewan ternak yang ukurannya besar dan kualitasnya bagus itu memang harganya diatas Rp10 juta keatas,” ungkapnya.
Kepala dinas Peternakan kabupaten OKI Amiruddin menjamin hewan ternak yang ada di OKI bebas dari penyakit. ”Kami terus melakukan pengawasan agar hewan yang dijual tidak mengidap penyakit,” katanya.
Jika tahun harga kambing kualitas bagus tahun lalu dihargai Rp2,5 hingga Rp3 juta, kini Rp3 juta hingga Rp4 juta lebih.
Sedangkan untuk jenis sapi biasa dijual Rp9 juta hingga Rp20 juta per ekornya kini mencapai harga tertinggi antara Rp 18 juta hingga Rp 20 juta.
Kasi Informasi pasar, Dinas peternakan OKI, Bastoni Muchtar, menjelaskan bahwa kenaikan harga hewan kurban ini memang sudah terjadi setiap tahun. "Kenaikan harga hewan kurban ini masih dalam tingkat wajar, tinggal tergantung pembeli untuk bisa pintar menawar,” jelasnya di kantornya di OKI, Kamis (18/10/2012).
Mengenai harga hewan yang tinggi, itu sesuai dengan kualitas hewan kurban yang dijual. Mengenai asal hewan kurban, lebih banyak berasal dari Lampung.
”Kecuali hewan ternak yang ukurannya besar dan kualitasnya bagus itu memang harganya diatas Rp10 juta keatas,” ungkapnya.
Kepala dinas Peternakan kabupaten OKI Amiruddin menjamin hewan ternak yang ada di OKI bebas dari penyakit. ”Kami terus melakukan pengawasan agar hewan yang dijual tidak mengidap penyakit,” katanya.
(ysw)