Nur Mahmudi ingin nyapres?
Rabu, 17 Oktober 2012 - 20:13 WIB
Nur Mahmudi ingin nyapres?
A
A
A
Sindonews.com - Isu Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang membidik pertarungan pemilihan presiden (pilpres) 2014 sudah sudah mulai santer.
Program-Program yang menjadi andalannya seperti Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice (ODNR) dan Sehari Tanpa Mobil Dinas atau One Day No Car (ODNC) dinilai cukup untuk membawanya tampil ke ajang lima tahunan itu.
"Nur Mahmudi layak jadi kandidat capres. Hanya saja belum ada survei terkait pencalonan Nur Mahmudi menjadi capres di 2014 mendatang," kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Depok, Muttaqin Safi'i, di DPRD Depok, Rabu (17/10/2012).
Muttaqin mengatakan, mekanisme pencalonan PKS bukan mencalonkan diri, melainkan dicalonkan oleh kader. Dia khawatir jika Nur Mahmudi ngotot ingin tetap mencalonkan diri menjadi capres, justru terlihat memiliki obsesi.
"Orang yang memiliki obsesi biasanya tidak dipilih. Makanya, kita berharap Pak Nur bekerja saja dengan penuh keikhlasan. Memberikan pelayanan kepada masyarakat. Biarkan para kader yang melihat keberhasilan beliau," paparnya.
Menurut Muttaqin, untuk mencapai tujuan tersebut, Nur Mahmudi harus melakukan beberapa koreksi terhadap kinerjanya selama ini. Pasalnya, masyarakat masih melihat Nur Mahmudi lamban merespons keluhan masyarakat terkait pelayanan publik.
Dia menyarankan Nur Mahmudi meniru keberhasilan Gubernur Jakarta Joko Widodo saat memimpin Solo. Dimana Jokowi memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakatnya.
"Dengan berhasil memimpin Depok, maka dengan sendirinya akan mengantarkan Nur Mahmudi menjadi capres," ucapnya.
Muttaqin berharap program ODNR dan ODNC mampu mengantarkan wali kota menuju pilpres mendatang.
Namun, ia lebih meyakini jika program yang dilahirkan wali kota bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Berharap boleh dong," imbuhnya.
Program-Program yang menjadi andalannya seperti Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice (ODNR) dan Sehari Tanpa Mobil Dinas atau One Day No Car (ODNC) dinilai cukup untuk membawanya tampil ke ajang lima tahunan itu.
"Nur Mahmudi layak jadi kandidat capres. Hanya saja belum ada survei terkait pencalonan Nur Mahmudi menjadi capres di 2014 mendatang," kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Depok, Muttaqin Safi'i, di DPRD Depok, Rabu (17/10/2012).
Muttaqin mengatakan, mekanisme pencalonan PKS bukan mencalonkan diri, melainkan dicalonkan oleh kader. Dia khawatir jika Nur Mahmudi ngotot ingin tetap mencalonkan diri menjadi capres, justru terlihat memiliki obsesi.
"Orang yang memiliki obsesi biasanya tidak dipilih. Makanya, kita berharap Pak Nur bekerja saja dengan penuh keikhlasan. Memberikan pelayanan kepada masyarakat. Biarkan para kader yang melihat keberhasilan beliau," paparnya.
Menurut Muttaqin, untuk mencapai tujuan tersebut, Nur Mahmudi harus melakukan beberapa koreksi terhadap kinerjanya selama ini. Pasalnya, masyarakat masih melihat Nur Mahmudi lamban merespons keluhan masyarakat terkait pelayanan publik.
Dia menyarankan Nur Mahmudi meniru keberhasilan Gubernur Jakarta Joko Widodo saat memimpin Solo. Dimana Jokowi memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakatnya.
"Dengan berhasil memimpin Depok, maka dengan sendirinya akan mengantarkan Nur Mahmudi menjadi capres," ucapnya.
Muttaqin berharap program ODNR dan ODNC mampu mengantarkan wali kota menuju pilpres mendatang.
Namun, ia lebih meyakini jika program yang dilahirkan wali kota bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Berharap boleh dong," imbuhnya.
(rsa)