Jemaah calhaj Indonesia harus membayar dam
Senin, 15 Oktober 2012 - 15:55 WIB
Jemaah calhaj Indonesia harus membayar dam
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang pelaksanaan ibadah haji, sesuai ketentuan, jemaah yang melaksanakan haji yang didahului umroh (Tamattu) harus membayar dam (denda).
Kepala Seksi Pelayanan Ibadah Nurudin Mengingatkan, semua jemaah calon haji (Calhaj) Indonesia agar menyiapkan dana membayar dam berupa satu ekor kambing dalam proses pelaksanan haji. Mengerjakan haji tamattu yakni pelaksanaan haji yang didahului ibadah umroh di musim haji
"Karena semua jemaah haji Indonesia mengerjakan haji tamattu maka tetap harus membayar dam," kata Nurudin di Arab Saudi, Senin (15/10/2012).
Untuk pembelian kambing juga sebaiknya memenuhi syarat layaknya memilih hewan kurban. "Kambing harus sehat dan gemuk, yang nantinya juga akan diberikan kepada fakir miskin dan anak yatim-piatu," tambahnya.
Untuk mekanisme pembelian kambing, dia menambahkan, jemaah bisa langsung membeli dan juga bisa melalui penyaluran dana ke bank. "Harga satu kambing diperkirakan saat ini sekitar 400 real atau sekitar 1 juta rupiah," ungkapnya.
Untuk Pemotongan hewan kambing untuk dam, disyaratkan dilakukan pada hari Mina ibadah haji atau Idul Adha 10 zulhijah mendatang.
Di sisi lain, menjelang pelaksanaan ibadah haji, Nurudin mengingatkan ibadah haji adalah wukuf di padang Arafah.
Untuk itu, menurut Nurudin, persiapan fisik dan menjaga kondisi kesehatan menjadi hal yang utama dalam menghadapi puncak ibadah haji di Arafah dan rukun haji.
"Jemaah jangan memprioritaskan salat arbain, di Masjid Nabawi, atau umroh berulang kali di kabah jika fisik kurang fit," imbaunya
Untuk itu, menurut Nurudin, jemaah sebaikanya mengatur pola istirahat, perbanyak minum air putih untuk menjaga kesehatan.
Dalam pelaksanaan rukun haji, ada beberapa ketentuan mengatur syarat syahnya haji, yakni yang paling utama melakukan wukuf di Arafah, mabit muzdalifah dan Mina untuk pelemparan jumroh, dan ke Makkah kembali untuk thawaf ifadah serta sai.
Kepala Seksi Pelayanan Ibadah Nurudin Mengingatkan, semua jemaah calon haji (Calhaj) Indonesia agar menyiapkan dana membayar dam berupa satu ekor kambing dalam proses pelaksanan haji. Mengerjakan haji tamattu yakni pelaksanaan haji yang didahului ibadah umroh di musim haji
"Karena semua jemaah haji Indonesia mengerjakan haji tamattu maka tetap harus membayar dam," kata Nurudin di Arab Saudi, Senin (15/10/2012).
Untuk pembelian kambing juga sebaiknya memenuhi syarat layaknya memilih hewan kurban. "Kambing harus sehat dan gemuk, yang nantinya juga akan diberikan kepada fakir miskin dan anak yatim-piatu," tambahnya.
Untuk mekanisme pembelian kambing, dia menambahkan, jemaah bisa langsung membeli dan juga bisa melalui penyaluran dana ke bank. "Harga satu kambing diperkirakan saat ini sekitar 400 real atau sekitar 1 juta rupiah," ungkapnya.
Untuk Pemotongan hewan kambing untuk dam, disyaratkan dilakukan pada hari Mina ibadah haji atau Idul Adha 10 zulhijah mendatang.
Di sisi lain, menjelang pelaksanaan ibadah haji, Nurudin mengingatkan ibadah haji adalah wukuf di padang Arafah.
Untuk itu, menurut Nurudin, persiapan fisik dan menjaga kondisi kesehatan menjadi hal yang utama dalam menghadapi puncak ibadah haji di Arafah dan rukun haji.
"Jemaah jangan memprioritaskan salat arbain, di Masjid Nabawi, atau umroh berulang kali di kabah jika fisik kurang fit," imbaunya
Untuk itu, menurut Nurudin, jemaah sebaikanya mengatur pola istirahat, perbanyak minum air putih untuk menjaga kesehatan.
Dalam pelaksanaan rukun haji, ada beberapa ketentuan mengatur syarat syahnya haji, yakni yang paling utama melakukan wukuf di Arafah, mabit muzdalifah dan Mina untuk pelemparan jumroh, dan ke Makkah kembali untuk thawaf ifadah serta sai.
(mhd)