Permintaan hewan kurban di Depok meningkat
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 02:44 WIB
Permintaan hewan kurban di Depok meningkat
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Depok mulai
mengawasi dan memeriksa semua hewan kurban menjelang Idul Adha 1433 Hijriyah. Pengecekan hewan kurban dilakukan pada 26-27 Oktober nanti.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Depok Zalfinus Irwan mengatakan, hal itu dilakukan sebelum dan sesudah hewan kurban dipotong untuk melihat apakah hewan ternak tersebut layak dikonsumsi atau tidak. Menurutnya hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat akan keamanan dan kesehatan hewan untuk dikonsumsi.
"Tahun lalu pengawasan dan pengecekan kesehatan hewan kurban dilakukan pada 304 kandang hewan kurban," katanya kepada wartawan, Jumat (12/10/12) sore.
Jumlah hewan kurban yang akan dicek kesehatannya di wilayah Depok, katanya, meningkat dari tahun lalu. Peningkatan tersebut seiring dengan peningkatan stok hewan kurban mencapai 10 persen.
"Pada 2011, terdapat 10 ribu hewan kurban siap potong dari 19 ribu hewan yang sudah dipasarkan di Kota Depok. Tahun ini jumlah hewan kurban naik 10 persen dari tahun lalu. Tahun lalu ada 10 ribu hewan siap potong dari 19 ribu yang dipasarkan," ujarnya.
Tim pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan melakukan pemeriksaan di tempat penjualan dan juga pemotongan. Mereka nantinya juga akan menilai apakah hewan-hewan kurban tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dipotong atau belum.
Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Depok akan mengerahkan sebanyak 75 petugas dari Kedokteran Hewan IPB untuk membantu melakukan pengecekan dan pengawasan kesehatan hewan kurban.
Dinas Pertanian juga akan melakukan penyisiran di lapak-lapak pedagang daging di tiap kelurahan.
mengawasi dan memeriksa semua hewan kurban menjelang Idul Adha 1433 Hijriyah. Pengecekan hewan kurban dilakukan pada 26-27 Oktober nanti.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Depok Zalfinus Irwan mengatakan, hal itu dilakukan sebelum dan sesudah hewan kurban dipotong untuk melihat apakah hewan ternak tersebut layak dikonsumsi atau tidak. Menurutnya hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat akan keamanan dan kesehatan hewan untuk dikonsumsi.
"Tahun lalu pengawasan dan pengecekan kesehatan hewan kurban dilakukan pada 304 kandang hewan kurban," katanya kepada wartawan, Jumat (12/10/12) sore.
Jumlah hewan kurban yang akan dicek kesehatannya di wilayah Depok, katanya, meningkat dari tahun lalu. Peningkatan tersebut seiring dengan peningkatan stok hewan kurban mencapai 10 persen.
"Pada 2011, terdapat 10 ribu hewan kurban siap potong dari 19 ribu hewan yang sudah dipasarkan di Kota Depok. Tahun ini jumlah hewan kurban naik 10 persen dari tahun lalu. Tahun lalu ada 10 ribu hewan siap potong dari 19 ribu yang dipasarkan," ujarnya.
Tim pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan melakukan pemeriksaan di tempat penjualan dan juga pemotongan. Mereka nantinya juga akan menilai apakah hewan-hewan kurban tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dipotong atau belum.
Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Depok akan mengerahkan sebanyak 75 petugas dari Kedokteran Hewan IPB untuk membantu melakukan pengecekan dan pengawasan kesehatan hewan kurban.
Dinas Pertanian juga akan melakukan penyisiran di lapak-lapak pedagang daging di tiap kelurahan.
(mhd)