Bawaslu jangan banyak mengeluh
Selasa, 09 Oktober 2012 - 16:35 WIB
Bawaslu jangan banyak mengeluh
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta untuk tidak terus mengeluhkan keterbatasannya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya mengawasi pelaksanaan pemilihan umum (pemilu).
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LiMA) Ray Rangkuti mengatakan, proses verifikasi partai politik (parpol) yang mendaftar untuk mengikuti pemilu adalah salah satu tahapan awal yang harus diawasi Bawaslu. Karenanya, Bawaslu diminta untuk tidak lagi mengeluhkan keterbatasan akses yang dimilikinya.
"Bawaslu harus memiliki cara tersendiri untuk menerobos berbagai halangan yang dihadapi. Kalau semua halangan dihadapi dengan keluhan, maka tidak perlu ada Bawaslu," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Dia mengungkapkan, tertutupnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait proses verifikasi harusnya menjadi hal yang dipersoalkan Bawaslu. Bukan malah terus mengeluhkan sikap KPU yang tertutup itu.
Bawaslu juga menurutnya, harus segera melakukan advokasi terhadap ketentuan untuk memecah persoalan pengawasan terhadap proses awal dari tahapan Pemilu 2014. "Bawaslu untuk sigap, dan tidak hanya sibuk soal FGD, workshop, dan sederet kegiatan internal lainnya," tandasnya.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LiMA) Ray Rangkuti mengatakan, proses verifikasi partai politik (parpol) yang mendaftar untuk mengikuti pemilu adalah salah satu tahapan awal yang harus diawasi Bawaslu. Karenanya, Bawaslu diminta untuk tidak lagi mengeluhkan keterbatasan akses yang dimilikinya.
"Bawaslu harus memiliki cara tersendiri untuk menerobos berbagai halangan yang dihadapi. Kalau semua halangan dihadapi dengan keluhan, maka tidak perlu ada Bawaslu," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Dia mengungkapkan, tertutupnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait proses verifikasi harusnya menjadi hal yang dipersoalkan Bawaslu. Bukan malah terus mengeluhkan sikap KPU yang tertutup itu.
Bawaslu juga menurutnya, harus segera melakukan advokasi terhadap ketentuan untuk memecah persoalan pengawasan terhadap proses awal dari tahapan Pemilu 2014. "Bawaslu untuk sigap, dan tidak hanya sibuk soal FGD, workshop, dan sederet kegiatan internal lainnya," tandasnya.
(lil)