424 CJH Mamuju diberangkatkan ke Makassar
Selasa, 09 Oktober 2012 - 14:32 WIB
424 CJH Mamuju diberangkatkan ke Makassar
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 424 orang jemaah calon haji (Calhaj) Mamuju diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten Mamuju ke Asrama Haji Sudiang Makassar. Dari 424 orang calhaj itu, 60 orang di antaranya adalah lanjut usia (lansia).
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mamuju Adnan Nota mengatakan, pihaknya sudah siap sebagai penyelenggara ibadah haji 2012.
"Kami bekerja sama dengan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Mamuju. Semua persiapan sudah dikoordinasikan dengan baik. Termasuk soal kesehatan, saya harap CJH (calon jemaah haji) tidak ragu-ragu meminta pelayanan saat kesehatannya terganggu," tuturnya, di Mamuju, Selasa (9/10/2012).
Keberadaan tenaga medis yang mendampingi para CJH ini sempat dikeluhkan warga yang telah menunaikan ibadah haji. Mereka menilai, para petugas itu lebih sibuk mengurusi ibadah haji pribadinya dibandingkan dengan melaksanakan tugas yang dibebankan.
Sekda Mamuju Habsi Wahid mengatakan, tim medis tahun ini diseleksi ketat oleh Dinas Kesehatan Sulawesi Barat (Dinkes Sulbar). Karena itu, Pemkab Mamuju hanya meminta petugas yang khusus mendampingi CJH Mamuju untuk benar-benar melayani jemaah.
"Itu memang di luar kewenangan kami. Namun tentu saja, pemerintah meminta agar para petugas benar-benar menjalankan tugasnya melayani jemaah. Karena mereka berangkat itu memang tugasnya untuk melayani bidang kesehatan," katanya.
Sementara Bupati Mamuju Suhardi Duka menegaskan, para petugas kesehatan harus benar-benar melaksanakan tugas dan fungsinya. Mereka diminta memberikan pelayanan yang baik.
"CJH Mamuju tahun ini banyak lansia. Karena itu, saya tekankan pada para petugas, khususnya kesehatan, untuk maksimal memberikan pendampingan dan pelayanan. Jangan sampai ada keluhan," katanya.
Alat transportasi CJH Mamuju ke Makassar tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan pesawat dari Bandara Tampa Padang. Ini disebabkan keterbatasan dana pemerintah untuk memberikan subsidi.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mamuju Adnan Nota mengatakan, pihaknya sudah siap sebagai penyelenggara ibadah haji 2012.
"Kami bekerja sama dengan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Mamuju. Semua persiapan sudah dikoordinasikan dengan baik. Termasuk soal kesehatan, saya harap CJH (calon jemaah haji) tidak ragu-ragu meminta pelayanan saat kesehatannya terganggu," tuturnya, di Mamuju, Selasa (9/10/2012).
Keberadaan tenaga medis yang mendampingi para CJH ini sempat dikeluhkan warga yang telah menunaikan ibadah haji. Mereka menilai, para petugas itu lebih sibuk mengurusi ibadah haji pribadinya dibandingkan dengan melaksanakan tugas yang dibebankan.
Sekda Mamuju Habsi Wahid mengatakan, tim medis tahun ini diseleksi ketat oleh Dinas Kesehatan Sulawesi Barat (Dinkes Sulbar). Karena itu, Pemkab Mamuju hanya meminta petugas yang khusus mendampingi CJH Mamuju untuk benar-benar melayani jemaah.
"Itu memang di luar kewenangan kami. Namun tentu saja, pemerintah meminta agar para petugas benar-benar menjalankan tugasnya melayani jemaah. Karena mereka berangkat itu memang tugasnya untuk melayani bidang kesehatan," katanya.
Sementara Bupati Mamuju Suhardi Duka menegaskan, para petugas kesehatan harus benar-benar melaksanakan tugas dan fungsinya. Mereka diminta memberikan pelayanan yang baik.
"CJH Mamuju tahun ini banyak lansia. Karena itu, saya tekankan pada para petugas, khususnya kesehatan, untuk maksimal memberikan pendampingan dan pelayanan. Jangan sampai ada keluhan," katanya.
Alat transportasi CJH Mamuju ke Makassar tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan pesawat dari Bandara Tampa Padang. Ini disebabkan keterbatasan dana pemerintah untuk memberikan subsidi.
(mhd)