Yulianis bongkar makelar proyek di DPR
Kamis, 04 Oktober 2012 - 13:02 WIB
Yulianis bongkar makelar proyek di DPR
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Direktur Keuangan Permai Grup Yulianis membuat kejutan dalam sidang lanjutan terdakwa korupsi Angelina Sondakh. Dalam kesaksiannya, Yulianis membeberkan siapa saja makelar proyek yang ada di DPR. Ternyata makelar proyek tersebut, bekerja untuk Nazaruddin.
Yulianis mengatakan sejak berdirinya perusahaan, Nazar diketahui sudah aktif mengejar proyek-proyek negara. Bahkan, sejak tahun 2009, Nazar sudah memiliki banyak "makelar" yang ada di setiap Komisi di DPR RI.
"Proyek di Kejaksaan itu ada Azis Syamsuddin (Komisi III). Lalu Zulkarnaen Djabar, Pak Karding (Abdul Kadir Karding Fraksi PKB) di Komisi Agama, lalu proyek di Kementerian Kesehatan saya lupa, tapi dia dari PKS. Lalu ada juga Pak Olly Dondokambey," kata Yulianis saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Lebih lanjut lagi, Yulianis mengungkapkan jika Nazar baru menggunakan jasa Angie dan I Wayan Koster pada tahun 2010 silam. "Kalau Bu Angie dan Pak Wayan baru tahun 2010," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, selain Yulianis, Oktarina Furi juga datang sebagai saksi dalam persidangan tersebut. Keduanya merupakan mantan pegawai Permai Grup, induk perusahaan Nazaruddin.
Saat itu, Yulianis menjabat Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, dan Oktarina Furi adalah staf Direktur Keuangan Neneng Sri Wahyuni. Keduanya juga kompak datang ke Tipikor mengenakan cadar.
Yulianis mengatakan sejak berdirinya perusahaan, Nazar diketahui sudah aktif mengejar proyek-proyek negara. Bahkan, sejak tahun 2009, Nazar sudah memiliki banyak "makelar" yang ada di setiap Komisi di DPR RI.
"Proyek di Kejaksaan itu ada Azis Syamsuddin (Komisi III). Lalu Zulkarnaen Djabar, Pak Karding (Abdul Kadir Karding Fraksi PKB) di Komisi Agama, lalu proyek di Kementerian Kesehatan saya lupa, tapi dia dari PKS. Lalu ada juga Pak Olly Dondokambey," kata Yulianis saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Lebih lanjut lagi, Yulianis mengungkapkan jika Nazar baru menggunakan jasa Angie dan I Wayan Koster pada tahun 2010 silam. "Kalau Bu Angie dan Pak Wayan baru tahun 2010," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, selain Yulianis, Oktarina Furi juga datang sebagai saksi dalam persidangan tersebut. Keduanya merupakan mantan pegawai Permai Grup, induk perusahaan Nazaruddin.
Saat itu, Yulianis menjabat Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, dan Oktarina Furi adalah staf Direktur Keuangan Neneng Sri Wahyuni. Keduanya juga kompak datang ke Tipikor mengenakan cadar.
(ysw)