Sukhoi dikerahkan, karena pesawat AS bandel
Rabu, 03 Oktober 2012 - 17:54 WIB
Sukhoi dikerahkan, karena pesawat AS bandel
A
A
A
Sindonews.com - Pesawat Cessna 208 dengan nomor registrasi N354RM milik warga Amerika Serikat (AS) yang masuk wilayah Indonesia dan dipaksa mendarat di Base Ops Lanud TNI Angkatan Udara (AU) Sepinggan, Balikpapan, sebenarnya sudah terdeteksi sejak awal.
Namun, pesawat Sukhoi diterjunkan, setelah pesawat asal AS tersebut karena tidak mengindahkan perintah pihak TNI AU.Dua pesawat Indonesia buatan Rusia inilah menggiring pesawat milik warga AS tersebut ke Lanud TNI AU Sepingan Balikpapan Kalimantan.
"Cessna disuruh turun di Makasar tidak mau, terpaksa kita terbangkan pesawat," ujar Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Seperti diketahui, Ketua Komisi I DPR Mahfuz Sidiq mengatakan, keterbatasan radar udara di wilayah Indonesia Timur (WIT) sempat tidak bisa mendeteksi adanya pesawat asing yang melintas wilayah udara Indonesia.
"Peringatan pentingnya adalah ternyata pesawat tersebut melewati wilayah Indonesia, di awal belum terdeteksi radar," ungkap Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 2 Oktober 2012.
Namun, pesawat Sukhoi diterjunkan, setelah pesawat asal AS tersebut karena tidak mengindahkan perintah pihak TNI AU.Dua pesawat Indonesia buatan Rusia inilah menggiring pesawat milik warga AS tersebut ke Lanud TNI AU Sepingan Balikpapan Kalimantan.
"Cessna disuruh turun di Makasar tidak mau, terpaksa kita terbangkan pesawat," ujar Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Seperti diketahui, Ketua Komisi I DPR Mahfuz Sidiq mengatakan, keterbatasan radar udara di wilayah Indonesia Timur (WIT) sempat tidak bisa mendeteksi adanya pesawat asing yang melintas wilayah udara Indonesia.
"Peringatan pentingnya adalah ternyata pesawat tersebut melewati wilayah Indonesia, di awal belum terdeteksi radar," ungkap Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 2 Oktober 2012.
(maf)