Ya batik, ya Indonesia

Rabu, 03 Oktober 2012 - 04:37 WIB
Ya batik, ya Indonesia
Ya batik, ya Indonesia
A A A
Sindonews.com - Setiap 2 Oktober, bangsa ini memperingati Hari Batik Nasional. Tak heran di setiap tanggal tersebut akan semakin masif orang-orang mengenakan baju batik. Ya, batik mempunyai kekuatan yang sangat kuat untuk membuat semua masyarakat kompak.

Kekompakan yang dilakukan masyarakat Indonesia setiap 2 Oktober ini menunjukkan bahwa batik sangat dicintai masyarakat ini. Masyarakat bangga mengenakan batik yang merupakan budaya asli bangsa ini. Nuansa batik saat ini memang sangat berbeda dengan beberapa belas tahun yang lalu. Jika dulu mengenakan batik hanya pada acara hajatan atau hari peringatan, kini batik telah menjadi keseharian masyarakat Indonesia.

Momentum semakin dicintainya batik oleh masyarakat memang ketika Malaysia ikut mengklaim bahwa batik milik mereka. Masyarakat Indonesia menjadi marah karena batik yang sebenarnya budaya asli bangsa ini justru diakui negara lain. Semua masyarakat lantas menganggap Malaysia sebagai musuh bersama karena telah melakukan klaim terhadap kepemilikan batik.

Masyarakat pun melawan dengan semakin sering mengenakan batik. Ketika UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya asli Indonesia, masyarakat kita seolah menang melawan Malaysia. Mungkin butuh musuh bersama dulu untuk semakin mencintai sesuatu. Batik salah satunya contohnya. Tapi, apakah hanya ketika mempunyai musuh bersama kita semakin mencintai batik, tampaknya jawabnya “tidak”.

Seiring berjalannya waktu bangsa ini harus terus menambah kecintaannya terhadap batik. Mungkin tak perlu hanya setiap Jumat untuk mengenakan batik, jika memang batik sudah menjadi keseharian, kenapa tidak digunakan pada hari-hari yang lain. Artinya,batik harus sudah menjadi identitas bangsa Indonesia. Ya batik, ya Indonesia. Singkatnya ketika batik sudah menjadi bagian dari kehidupan, masyarakat akan semakin mencintainya. Batik sebagai identitas tentu perlu peran bangsa ini.

Satu atau beberapa peran agar batik terus menjadi identitas bangsa ini. Salah satu peran yang dilakukan adalah ketika duta-duta bangsa ini ke luar negeri selalu mengenakan batik dan mengenalkan ke bangsa lain. Semua lapisan masyarakat berhak dan harus menjadi duta batik ini. Namun, kadang masih kita saksikan, duta-duta bangsa ini belum menempatkan batik sebagi identitas bangsa karena tersandung aturan dan protokoler.

Nelson Mandela, bapak bangsa Afrika Selatan, adalah salah satu tokoh dunia yang sangat menggemari batik. Jika kita melihat, Mandela tidak hanya menggemari, tapi juga sangat mencintai dan menjadikan batik identitas dirinya. Sering kita saksikan di forum-forum resmi, tokoh perubahan Afrika Selatan ini berani mengenakan batik dan terkesan berani menabrak aturan dan protokoler sebuah acara.

Kita yang melihatnya sangat bangga karena budaya bangsa ini dikenakan oleh pemimpin dunia tak hanya sekali, tapi juga dalam setiap kegiatannya. Mandela tidak hanya menggemari atau mencintai, tapi juga menjadikan batik identitas. Mandela bahkan tak membutuhkan musuh bersama dulu untuk mencintai batik. Apa yang telah dilakukan Mandela patut kita banggakan.

Jika seorang pemimpin negara lain mau mencintai batik dengan tulus, kenapa kita yang merupakan bagian bangsa ini tidak mencintai batik ini dengan tulus atau menjadi batik benar-benar identitas bangsa ini. Menjadikan batik sebagai identitas bangsa adalah tugas semua masyarakat bangsa ini.

Ketika batik sudah benar-benar menjadi identitas bangsa ini, masyarakat seluruh dunia akan mengatakan: “Ya batik, ya Indonesia” sehingga tak akan terjadi lagi klaim bangsa lain terhadap batik.
(azh)
Berita Terkait
Sudah Saatnya Harga...
Sudah Saatnya Harga BBM Turun
Bahan Pangan Aman, Distribusi...
Bahan Pangan Aman, Distribusi Bisa Tersendat
Korona dan Kebangkitan...
Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri
Mengandalkan Sektor...
Mengandalkan Sektor Konsumsi
Mendata Masyarakat Miskin...
Mendata Masyarakat Miskin Baru
Reaktivasi Rumah Ibadah...
Reaktivasi Rumah Ibadah Tak Cukup Regulasi
Berita Terkini
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Polda Metro: Penetapan...
Polda Metro: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dapat Dipertanggungjawabkan Secara Hukum
Febrie Adriansyah Bakal...
Febrie Adriansyah Bakal Ditahan usai Diperiksa Kejagung?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved