Setop pembelian alutsista dari luar

Selasa, 02 Oktober 2012 - 14:05 WIB
Setop pembelian alutsista...
Setop pembelian alutsista dari luar
A A A
Sindonews.com - Pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) dari luar negeri sebaiknya dihentikan. Karena dianggap melakukan pemborosan anggaran.

Pasalnya, Indonesia punya potensi untuk membangun sistem persenjataan. Bahkan lima sampai 10 tahun ke depan, Indonesia mampu memilikinya.

"Selama ini kita punya potensi untuk membangun alutsista di dalam negeri, potensi itu harus dibangun," kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Hasanuddin mengungkapkan, seperti pembelian alutsista, bisa menghabiskan anggaran Rp30 triliun sampai Rp50 triliun per tahun. Menurutnya, akan lebih bijak jika anggaran itu dibelanjakan di dalam negeri.

"Sebagai contoh untuk membeli kapal seharga Rp150 miliar saja itu butuh waktu dua tahun dengan yang kerja 1.000 orang. Jika kita bisa, kenapa tidak membelanjakannya ke perusahaan dalam negeri, toh kualitasnya sama saja," ucapnya.

Menurutnya, boleh saja jika ingin membeli dari luar negeri. Namun dengan catatan, jika alutsista di dalam negeri sudah tidak bisa digunakan lagi.

"Kalau toh juga membeli dari luar, dia harus bekerja sama 80 persen dengan perusahan di dalam negeri," ujarnya.

Politikus PDIP ini menegaskan, sebenarnya pembelian helikopter tempur Apache juga tidak diperlukan. "Karena dalam program 2011 sampai 2014, kita akan beli delapan heli serang, dan 16 heli serbu. Itu semua dibuat di PTDI," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved