KPK: Pernyataan Nurhayati Aseggaf tak penting!
Minggu, 30 September 2012 - 11:41 WIB
KPK: Pernyataan Nurhayati Aseggaf tak penting!
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap pernyataan dari Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Assegaf, mengenai penyidik telah dibayar adalah sesuatu yang tidak penting untuk diperdebatkan.
Menurut keterangan juru bicara KPK Johan Budi, pernyataan Nurhayati yang menyebutkan penyidik KPK telah dibayar, terkait pemeriksaan Saan Mustopa dalam kasus PLTS di Kemenakertrans, itu tidak jelas dan tidak bermutu.
Pasalnya, Johan menganggap sumbernya pernyataan itu tidak jelas hingga KPK memilih untuk tidak menanggapinya, termasuk meminta klarifikasi dari orang dekat Ani Yudhoyono itu.
"Tidak perlu dipanggil karena tidak jelas juga dasarnya," kata Johan saat dihubungi wartawan, Minggu (30/8/12).
Johan menganggap, saat ini yang terpenting bagi pihaknya adalah fokus pada pekerjaan mereka dibandingkan menanggapi pernyataan yang dianggap tidak penting tersebut.
"Masih banyak hal hal lain yang lebih penting dikerjakan dibanding menanggapi komentar-komentar seperti itu," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Ali Assegaf mengatakan pemeriksaan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustofa oleh KPK tidak relevan.
"Saya jamin tidak terbukti. Masak tidak ada relevansinya dipanggil. Biarkan bukti dan hukum bicara, saya minta keadilan," kata Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta.
Atas dasar itu, kader partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menuding penyidik KPK mendapat bayaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kader Partai Demokrat.
"Penyidik itu dibayar, saya tidak mau menyebut. Tanyakan setiap penyidikan siapa yang bayar," tegas Nurhayati.
Menurut keterangan juru bicara KPK Johan Budi, pernyataan Nurhayati yang menyebutkan penyidik KPK telah dibayar, terkait pemeriksaan Saan Mustopa dalam kasus PLTS di Kemenakertrans, itu tidak jelas dan tidak bermutu.
Pasalnya, Johan menganggap sumbernya pernyataan itu tidak jelas hingga KPK memilih untuk tidak menanggapinya, termasuk meminta klarifikasi dari orang dekat Ani Yudhoyono itu.
"Tidak perlu dipanggil karena tidak jelas juga dasarnya," kata Johan saat dihubungi wartawan, Minggu (30/8/12).
Johan menganggap, saat ini yang terpenting bagi pihaknya adalah fokus pada pekerjaan mereka dibandingkan menanggapi pernyataan yang dianggap tidak penting tersebut.
"Masih banyak hal hal lain yang lebih penting dikerjakan dibanding menanggapi komentar-komentar seperti itu," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Ali Assegaf mengatakan pemeriksaan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustofa oleh KPK tidak relevan.
"Saya jamin tidak terbukti. Masak tidak ada relevansinya dipanggil. Biarkan bukti dan hukum bicara, saya minta keadilan," kata Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta.
Atas dasar itu, kader partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menuding penyidik KPK mendapat bayaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kader Partai Demokrat.
"Penyidik itu dibayar, saya tidak mau menyebut. Tanyakan setiap penyidikan siapa yang bayar," tegas Nurhayati.
(ysw)