Rawan kecurangan, awasi tim verifikasi KPU

Minggu, 30 September 2012 - 06:32 WIB
Rawan kecurangan, awasi...
Rawan kecurangan, awasi tim verifikasi KPU
A A A
Sindonews.com - Masyarakat diminta untuk ikut aktif mengawasi proses verifikasi peserta pemilihan umum (pemilu) yang tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasalnya, proses tersebut dinilai rawan terjadi kecurangan dan manipulasi.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, saat ini peran KPU sangat rawan dengan kecurangan yang mungkin dilakukan para parpol peserta verifikasi. Untuk itu, pengawasan terhadap kinerja verifikator KPU dalam melakukan proses penilaian harus dilakukan bersama.

"Kita perlu menjaga dan mengawasi, setidaknya dalam satu minggu ini agar para verifikator dalam melaksanakan tugasnya tetap berlaku jujur dan adil. Bahkan hingga 20 Oktober 2012 merupakan tahap penting," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (30/9/2012).

Dia mengungkapkan, kerawanan tersebut muncul karena seminggu ke depan KPU akan melakukan verifikasi administrasi. Selain itu, toleransi yang diberikan kepada parpol yang belum bisa melengkapi berkas-berkas itu juga menjadi salah satu faktor kerawanan yang harus diwaspadai.

"Dari 9-15 Oktober 2012, masih ada waktu bagi parpol memperbaiki administrasi. Lalu diverifikasi ulang untuk kemudian ditetapkan 23 Oktober. Cara ini membuka pertanyaan sekaligus pengawasan," sambung Ray.

Dia pun mempertanyakan apakah parpol yang nantinya tidak melengkapi syarat administrasi akan langsung dinyatakan tidak lolos, atau kembali diberi kesempatan untuk melengkapinya.

"Pertanyaan ini penting untuk mempertegas, apa arti batas akhir penyerahan berkas dengan perbaikan berkas," ungkap Ray.
(lil)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved