Korupsi merajalela, jangan gembosi KPK

Sabtu, 29 September 2012 - 11:11 WIB
Korupsi merajalela,...
Korupsi merajalela, jangan gembosi KPK
A A A
Sindonews.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak akan mengubah sikapnya untuk menolak mendatangani surat persetujuan revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal rencana pencabutan kewenangan penyadapan.

Sikap tegas itu diambil karena korupsi di Indonesia masih merajalela. Karenanya diperlukan sebuah lembaga khusus untuk menghadapi kejatan itu.

Pemerintah seharusnya melakukan penguatan, bukan sebaliknya "menggembosi".

"PKS melihat masih banyak korupsi sampai saat ini. Kami masih butuh KPK," tegas anggota Komisi III DPR/F-PKS Indra di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (29/9/2012).

KPK dalam memerangi korupsi menurut Indra telah memiliki langkah progresif dan nyata. Sehingga, saat wacana revisi itu muncul, akan menjadi tanda tanya besar ada apa dengan UU KPK yang ada.

"PKS melihat dulu. Seharusnya kita mencari kelemahan dari UU ini," ujar Indra.

Sebelumnya diketahui, DPR RI bermaksud merevisi UU KPK no 30 tahun 2002. Revisi ini kemudian menjadi polemik tidak hanya di kalangan pemerintah, tapi juga di masyarakat.

Banyak yang beranggapan revisi ini untuk menggembosi dan melemahkan lembaga anti korupsi tersebut. Salah satunya dengan wacana mencabut kewenangan KPK terkait penyadapan dan penuntutan.
(lns)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved