Gerindra bantah berkonflik dengan PDIP
Kamis, 27 September 2012 - 16:27 WIB
Gerindra bantah berkonflik dengan PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Partai Gerindra membantah tengah bersitegang dengan PDIP, karena sejumlah lembaga survei menyebut kemenangan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) lebih menguntungkan Prabowo dibandingkan Megawati Soekarnoputri.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, selama ini pihaknya tidak pernah bermasalah dengan PDIP. Pasalnya, hingga saat ini Gerindra masih membuka peluang berkoalisi dengan PDIP di beberapa pemilu kepala daerah (pilkada) lain.
"Hubungan Gerindra dengan PDIP selama ini baik-baik saja. Kita juga pasti akan melakukan koalisi di beberapa pilkada setelah DKI ini," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Dia mengungkapkan, apa yang disebutkan oleh sejumlah lembaga survei setelah kemenangan Jokowi-Ahok tidak serta merta membuat Gerindra meraih dukungan rakyat secara maksimal. Sebab, Partai Gerindra harus terus melakukan kerja politik untuk meraih simpati rakyat.
"Buat Gerindra, kemenangan di Jakarta untuk di hubungkan dengan Pemilu 2014 itu bisa iya, bisa juga tidak. Semuanya masih harus berjuang kembali," tandasnya.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, selama ini pihaknya tidak pernah bermasalah dengan PDIP. Pasalnya, hingga saat ini Gerindra masih membuka peluang berkoalisi dengan PDIP di beberapa pemilu kepala daerah (pilkada) lain.
"Hubungan Gerindra dengan PDIP selama ini baik-baik saja. Kita juga pasti akan melakukan koalisi di beberapa pilkada setelah DKI ini," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Dia mengungkapkan, apa yang disebutkan oleh sejumlah lembaga survei setelah kemenangan Jokowi-Ahok tidak serta merta membuat Gerindra meraih dukungan rakyat secara maksimal. Sebab, Partai Gerindra harus terus melakukan kerja politik untuk meraih simpati rakyat.
"Buat Gerindra, kemenangan di Jakarta untuk di hubungkan dengan Pemilu 2014 itu bisa iya, bisa juga tidak. Semuanya masih harus berjuang kembali," tandasnya.
(lil)