PDIP evaluasi koalisi dengan Gerindra
Rabu, 26 September 2012 - 16:31 WIB
PDIP evaluasi koalisi dengan Gerindra
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai mengevaluasi semua partai politik (parpol) yang akan dijadikan mitra koalisi, termasuk Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
"Partai mengevaluasi kembali format hubungan kerja sama dengan parpol lain termasuk Gerindra," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2012).
PDIP akan mengevaluasi semua momen politik, baik pemilihan kepala daerah (pilkada) atau pemilihan presiden (pilres) 2014 mendatang supaya koalisi PDIP dengan parpol lain bisa sama-sama menguntungkan.
Bukan hanya satu pihak saja yang diuntungkan melainkan partai koalisi. "Evaluasi kaitannya dengan pilkada-pilkada lain dan pilpres 2014," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperppu) PDIP Taufiq Kiemas menyatakan, pihaknya akan lebih berhati-hati mencari mitra koalisi dalam menghadapi Pemilu 2014 mendatang. Pernyataan ini terlontar setelah dikonfirmasi media atas hasil survei Saiful Mujani Reseach and Consulting (SMRC).
Dalam survei itu dikatakan, berdasarkan hasil Pilgub DKI Jakarta, Prabowo lebih banyak diuntungkan atas kemenangan Joko Widodo. Padahal, Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta yang biasa disapa Jokowi itu diusung bersama PDIP dan Gerindra.
"Kapok juga, tapi enggak mau jadi anak kecil. Untung semua wartawan ngomong. Jadi bahagia juga kita. Saya rasa pasti pikiranya begitu. Tapi kan yang ngomong bukan kader PDIP," ujar Taufiq di Gedung DPR, Jakarta Senin 24 September 2012.
"Partai mengevaluasi kembali format hubungan kerja sama dengan parpol lain termasuk Gerindra," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2012).
PDIP akan mengevaluasi semua momen politik, baik pemilihan kepala daerah (pilkada) atau pemilihan presiden (pilres) 2014 mendatang supaya koalisi PDIP dengan parpol lain bisa sama-sama menguntungkan.
Bukan hanya satu pihak saja yang diuntungkan melainkan partai koalisi. "Evaluasi kaitannya dengan pilkada-pilkada lain dan pilpres 2014," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperppu) PDIP Taufiq Kiemas menyatakan, pihaknya akan lebih berhati-hati mencari mitra koalisi dalam menghadapi Pemilu 2014 mendatang. Pernyataan ini terlontar setelah dikonfirmasi media atas hasil survei Saiful Mujani Reseach and Consulting (SMRC).
Dalam survei itu dikatakan, berdasarkan hasil Pilgub DKI Jakarta, Prabowo lebih banyak diuntungkan atas kemenangan Joko Widodo. Padahal, Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta yang biasa disapa Jokowi itu diusung bersama PDIP dan Gerindra.
"Kapok juga, tapi enggak mau jadi anak kecil. Untung semua wartawan ngomong. Jadi bahagia juga kita. Saya rasa pasti pikiranya begitu. Tapi kan yang ngomong bukan kader PDIP," ujar Taufiq di Gedung DPR, Jakarta Senin 24 September 2012.
(mhd)