Busyro: DPR coba khianati rakyat
Rabu, 26 September 2012 - 00:33 WIB
Busyro: DPR coba khianati rakyat
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas mensinyalir sikap DPR yang ingin merevisi UU KPK itu karena beberapa orang anggota legislatifnya di DRP dan DPRD tersangkut kasus korupsi.
Ia berharap, rencana revisi tersebut bukanlah upaya balas dendam DPR melalui kekuasaan. "Semoga jangan dibalas melalui kekuasaan DPR untuk melumpuhkan KPK sebagai aset negara dan rakyat," kata Busyro di Jakarta, Selasa (25/9/2012).
Ketika upaya pelemahan KPK dilakukan atas nama DPR, maka hal tersebut merupakan salah satu bentuk pengkhianatan terhadap amanat rakyat.
"Jika upaya pelemahan itu dilakukan atas nama DPR, mereka telah mengkhianati amanat rakyat. Karena, itu, KPK akan mengimbanginya melalui dialog dan diskusi dengan kalangan LSM, kampus, Ormas, dan akademisi sebagai tulang punggung masyarakat sipil," jelas Busyro.
Di lain sisi, Busyro yakin jika Tuhan pasti akan berpihak kepada siapapun yang berada di jalan yang benar. Termasuk didalamnya orang-orang yang berperan melawan korupsi.
"Saya yakin Allah SWT pasti berpihak kepada siapapun yang benar," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, Komisi III DPR RI berencana untuk merevisi UU KPK dengan memangkas beberapa kewenangan KPK seperti penyadapan dan penuntutan.
Rencana ini sendiri kemudian menjadi polemik karena pemangkasan kewenangan KPK tersebut dianggap sebagai salah satu upaya untuk mengkerdilkan lembaga ini.
Ia berharap, rencana revisi tersebut bukanlah upaya balas dendam DPR melalui kekuasaan. "Semoga jangan dibalas melalui kekuasaan DPR untuk melumpuhkan KPK sebagai aset negara dan rakyat," kata Busyro di Jakarta, Selasa (25/9/2012).
Ketika upaya pelemahan KPK dilakukan atas nama DPR, maka hal tersebut merupakan salah satu bentuk pengkhianatan terhadap amanat rakyat.
"Jika upaya pelemahan itu dilakukan atas nama DPR, mereka telah mengkhianati amanat rakyat. Karena, itu, KPK akan mengimbanginya melalui dialog dan diskusi dengan kalangan LSM, kampus, Ormas, dan akademisi sebagai tulang punggung masyarakat sipil," jelas Busyro.
Di lain sisi, Busyro yakin jika Tuhan pasti akan berpihak kepada siapapun yang berada di jalan yang benar. Termasuk didalamnya orang-orang yang berperan melawan korupsi.
"Saya yakin Allah SWT pasti berpihak kepada siapapun yang benar," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, Komisi III DPR RI berencana untuk merevisi UU KPK dengan memangkas beberapa kewenangan KPK seperti penyadapan dan penuntutan.
Rencana ini sendiri kemudian menjadi polemik karena pemangkasan kewenangan KPK tersebut dianggap sebagai salah satu upaya untuk mengkerdilkan lembaga ini.
(ysw)