Pesan Jusuf Kalla ke Timwas Century
Rabu, 19 September 2012 - 15:26 WIB
Pesan Jusuf Kalla ke Timwas Century
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden periode 2004-2009 Jusuf Kalla meminta, Tim Pengawas (Timwas) Century Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) cepat menuntaskan kasus Century. Karena sudah terlalu lama dibiarkan mengambang dan telah menyita banyak energi.
"Kasus ini (Century) supaya jangan memberikan dampak yang terlalu panjang untuk bangsa ini," ujar Kalla, usai memberikan keterangan di Timwas Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Ditambahkan dia, kasus Century harus dijadikan pelajaran berharga bagi bangsa ini. Karena kerugian yang ditimbulkan dari kasus itu cukup besar, yakni mencapai sekira Rp6,7 triliun. Untuk itu dia kasus ini cepet diselesaikan secara hukum, dan bukan politik.
"Jangan sampai terulang, maka harus diselesaikan secara hukum. Kasus Century jangan sampai memecah belah. Kebenaran harus ditegakkan demi kemaslahatan bangsa," terang Kalla.
Hal serupa diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung. Menurutnya kasus Century telah menyita banyak energi bangsa ini dan harus segera dituntaskan. Setelah memeriksa mantran Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, dan Kalla, diharapkan timwas dapat segera mengambil keputusan.
"Saya yakin, (keterangan Jusuf Kalla) pasti akan bermanfaat bagi Timwas Century untuk membuat laporan, dan nantinya laporan itu akan dilaporkan di sidang paripurna untuk mengambil keputusan," tegas Pramono.
"Kasus ini (Century) supaya jangan memberikan dampak yang terlalu panjang untuk bangsa ini," ujar Kalla, usai memberikan keterangan di Timwas Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Ditambahkan dia, kasus Century harus dijadikan pelajaran berharga bagi bangsa ini. Karena kerugian yang ditimbulkan dari kasus itu cukup besar, yakni mencapai sekira Rp6,7 triliun. Untuk itu dia kasus ini cepet diselesaikan secara hukum, dan bukan politik.
"Jangan sampai terulang, maka harus diselesaikan secara hukum. Kasus Century jangan sampai memecah belah. Kebenaran harus ditegakkan demi kemaslahatan bangsa," terang Kalla.
Hal serupa diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung. Menurutnya kasus Century telah menyita banyak energi bangsa ini dan harus segera dituntaskan. Setelah memeriksa mantran Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, dan Kalla, diharapkan timwas dapat segera mengambil keputusan.
"Saya yakin, (keterangan Jusuf Kalla) pasti akan bermanfaat bagi Timwas Century untuk membuat laporan, dan nantinya laporan itu akan dilaporkan di sidang paripurna untuk mengambil keputusan," tegas Pramono.
(san)