Priyo setuju koruptor dihukum mati

Senin, 17 September 2012 - 21:36 WIB
Priyo setuju koruptor...
Priyo setuju koruptor dihukum mati
A A A
Sindonews.com - Musyawarah Nasional Nahdlatul Ulama (Munas NU) menghasilkan fatwa hukuman bagi bagi koruptor. Fatwa ini cukup banyak diapresiasi karena kenyataannya banyak koruptor yang dihukum ringan.

Salah satu orang yang setuju dengan fatwa tersebut adalah Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Ia sangat mendukung fatwa Nahdlatul Ulama (NU) yang mengeluarkan Fatwa hukuman mati bagi para koruptor.

"Saya termasuk penganut mahzab hukum mati bukan hanya bagi koruptor, terorisme, atau gembong narkoba, tapi seluruhnya," ujar Priyo di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/9/3012).

Priyo menyetujui hukuman mati bagi koruptor yang sudah melakukan korupsi berkali-kali. Menurutnya semangat warga NU untuk memberantas korupsi dengan mengeluarkan fatwa hukuman mati harus diapresiasi.

"Intinya mereka (NU) ingin memberikan terapi kejut. Dan hukuman mati itu ditujukan bagi koruptor yang mengulangi pebuatannya. Saya kira itu boleh dilakukan," katanya.

Sebelumnya, Peserta Munas Otong Abdurahman mengatakan, dalam pembahasan hukuman mati bagi koruptor di Komisi Masail Al Waqiiyah dalam Munas dan Konbes PBNU, akhirnya diputuskan rekomendasi hukuman mati bagi koruptor diperbolehkan.

"Tadi mengikuti perdebatan yang alot malah terjadi dua opsi satu setuju yang lain tidak. Namun akhirnya diputuskan hukuman mati boleh tapi kita mempertimbangkan berat ringannya tergantung perbuatannya," kata Otong kepada wartawan, di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Minggu 16 September 2012.

Namun hukuman mati bagi koruptor tersebut diperbolehkan setelah mendapatkan kekuatan hukum tetap. "Hukuman mati harus dengan pertimbangan dari keputusan pengadilan kita," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Saatnya Hukuman Mati...
Saatnya Hukuman Mati bagi Koruptor
Negara yang Menerapkan...
Negara yang Menerapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
Hukuman Mati Koruptor...
Hukuman Mati Koruptor Dinilai Tak Beri Efek Jera, Komnas HAM: Ubah Sistemnya
Tanggapi Hukuman Mati...
Tanggapi Hukuman Mati Koruptor, Mahfud: Tegakkanlah dengan Kekuasaanmu
Respons Hukuman Mati...
Respons Hukuman Mati Koruptor, Pakar Hukum Henry: Harus Dibarengi Perbaikan Sistem
Sangarnya Korupsi Miliader...
Sangarnya Korupsi Miliader Truong My Lan, dari Tilap Rp448 Triliun hingga Pencucian Uang Rp293,9 Triliun
Berita Terkini
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Infografis
Koruptor Terbesar China...
Koruptor Terbesar China Menilap Rp6,8 Triliun Dieksekusi Mati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved