KPK akui ada penyidik terima suap

Senin, 17 September 2012 - 17:12 WIB
KPK akui ada penyidik...
KPK akui ada penyidik terima suap
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui ada penyidiknya yang bisa disuap. Namun oknum itu telah ditindak tegas.

Ketua Dewan Etik KPK Abdullah Hehamahuwa mengakui penyidik berinisial MNHS itu telah menerima sejumlah uang untuk penanganan perkara di Sulawesi Utara.

Namun Abdullah menyangkal KPK tak memberikan sanksi apapun selain pemecatan terhadap oknum ini. "Proses hukumnya tetap berjalan," katanya saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/9/2012).

Abdullah menjelaskan, saat ini oknum dengan inisial MNHS ini telah dikembalikan ke institusinya yaitu ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Memang sudah dikembalikan," imbuhnya.

Berbeda dengan Abdullah, Juru Bicara KPK Johan Budi SP justru membantah jika ada pegawai KPK yang menerima uang. Menurut Johan, oknum pegawai KPK itu melanggar kode etik.

"Dia dikembalikan oleh KPK karena pelanggaran kode etik, tapi bukan soal pelanggaran pidana suap," tegas Johan.

Sayangnya, Johan enggan mengungkapkan apa pelanggaran kode etik yang telah dilakoni oknum pegawai KPK itu. Kendati demikian, Johan berdalih jika pihaknya telah memproses pelanggaran kode etik tersebut sebelum Lebaran lalu.
(ysw)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved