ICW: Publik tunggu niat Angie
Jum'at, 14 September 2012 - 08:15 WIB
ICW: Publik tunggu niat Angie
A
A
A
Sindonews.com - Terdakwa kasus korupsi di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Angelina Sondakh berjanji akan membongkar siapa saja penerima uang sejumlah Rp12 miliar dan USD2,35 juta yang diberikan Permai Grup selain dirinya.
Peneliti ICW, Tama S Langkun menyatakan publik tentu sangat menunggu niat baik Angelina Sondakh untuk membongkar siapa saja yang terlibat dalam kasus yang membelitnya.
"Publik sangat mengharapkan niat baik dari tersangka, pengakuannya menjadi harapan semua pihak," ujar Tama kepada Sindonews di Jakarta, Kamis 13 September 2012 malam.
KPK sebagai lembaga penegak hukum tentu tidak bisa mengandalkan kesaksian di persidangan pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) tapi harus mencari alat bukti kuat supaya yang terkait bisa diseret kepengadilan.
Setiap pengakuan tentu menjadi hak tersangka mau membongkar atau tidak, tapi ketika Angie tidak kooperatif dengan KPK bisa saja hakim tidak memberikan keringanan sama sekali.
"Ketika kooperatif akan menjadi pertimbangan bagi hakim, kalau enggak ngaku, nyangkal terus bisa membahayakan dirinya sendiri," pungkasnya.
Peneliti ICW, Tama S Langkun menyatakan publik tentu sangat menunggu niat baik Angelina Sondakh untuk membongkar siapa saja yang terlibat dalam kasus yang membelitnya.
"Publik sangat mengharapkan niat baik dari tersangka, pengakuannya menjadi harapan semua pihak," ujar Tama kepada Sindonews di Jakarta, Kamis 13 September 2012 malam.
KPK sebagai lembaga penegak hukum tentu tidak bisa mengandalkan kesaksian di persidangan pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) tapi harus mencari alat bukti kuat supaya yang terkait bisa diseret kepengadilan.
Setiap pengakuan tentu menjadi hak tersangka mau membongkar atau tidak, tapi ketika Angie tidak kooperatif dengan KPK bisa saja hakim tidak memberikan keringanan sama sekali.
"Ketika kooperatif akan menjadi pertimbangan bagi hakim, kalau enggak ngaku, nyangkal terus bisa membahayakan dirinya sendiri," pungkasnya.
(ysw)