KPK periksa kontraktor proyek Hambalang
Selasa, 11 September 2012 - 11:22 WIB
KPK periksa kontraktor proyek Hambalang
A
A
A
Sindonew.com - Kasus korupsi dalam pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON) Bukit Hambalang, Bogor terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersu menyeret sejumlah pihak yang terkait dalam kasus tersebut.
Saat ini,KPK kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap sub kontraktor pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON) Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Penjadwalan ulang pemriksaan ini dilakukan terhadap Direktur Utama PT Ciriajasa Cipta Mandiri Aman Santoso. Ini adalah panggilan kedua setelah sebelumnya, Aman mangkir dari pemeriksaan.
“Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DK,“ kata Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Selasa (11/9/2012).
Pemanggilan terhadap Aman sendiri merupakan lanjutan pemeriksaan setelah sebelumnya KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Aditya Gautama, selaku arsitek PT Ciriajasa Cipta Mandiri. Namun Aditya diketahui mangkir dari panggilan KPK.
Diketahui, kasus ini telah menetapkan Kepala Biro Perencanaan Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora, Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Namun, penyidikan KPK disebutkan akan terus berlanjut hingga menyeret Menpora, Andy Mallarangeng.
"Anak tangga pertama ditentukan terhadap pemeriksaan terkait dengan tersangka pertama itu (Dedy). Nanti kan akan berkembang," kata Wakil ketua KPK, Busyro Muqoddas, Selasa 28 Agustus 2012.
Busyro mengakui, KPK tengah mengumpulkan dan mengkaji alat-alat bukti yang dimiliki.
Seperti diketahui, proyek senilai Rp2,5 triliun ini mulai ditelusuri oleh KPK sejak Agustus 2011 lalu. Saat ini sudah lebih dari 70 saksi telah digarap.
Mulai dari petinggi PT Adhi Karya Mahfud Suroso, PT Duta Graha Indah Dudung Purwadi, dan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Luki Ambarwati, serta anggota DPR Ignatius Mulyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Bahkan istri Anas, Atthiyah Lalila, juga telah diperiksa pada 26 April 2012 lalu.
Saat ini,KPK kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap sub kontraktor pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON) Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Penjadwalan ulang pemriksaan ini dilakukan terhadap Direktur Utama PT Ciriajasa Cipta Mandiri Aman Santoso. Ini adalah panggilan kedua setelah sebelumnya, Aman mangkir dari pemeriksaan.
“Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DK,“ kata Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Selasa (11/9/2012).
Pemanggilan terhadap Aman sendiri merupakan lanjutan pemeriksaan setelah sebelumnya KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Aditya Gautama, selaku arsitek PT Ciriajasa Cipta Mandiri. Namun Aditya diketahui mangkir dari panggilan KPK.
Diketahui, kasus ini telah menetapkan Kepala Biro Perencanaan Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora, Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Namun, penyidikan KPK disebutkan akan terus berlanjut hingga menyeret Menpora, Andy Mallarangeng.
"Anak tangga pertama ditentukan terhadap pemeriksaan terkait dengan tersangka pertama itu (Dedy). Nanti kan akan berkembang," kata Wakil ketua KPK, Busyro Muqoddas, Selasa 28 Agustus 2012.
Busyro mengakui, KPK tengah mengumpulkan dan mengkaji alat-alat bukti yang dimiliki.
Seperti diketahui, proyek senilai Rp2,5 triliun ini mulai ditelusuri oleh KPK sejak Agustus 2011 lalu. Saat ini sudah lebih dari 70 saksi telah digarap.
Mulai dari petinggi PT Adhi Karya Mahfud Suroso, PT Duta Graha Indah Dudung Purwadi, dan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Luki Ambarwati, serta anggota DPR Ignatius Mulyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Bahkan istri Anas, Atthiyah Lalila, juga telah diperiksa pada 26 April 2012 lalu.
(ysw)