Fraksi Demokrat bisa belajar dari Angie
Kamis, 06 September 2012 - 13:36 WIB
Fraksi Demokrat bisa belajar dari Angie
A
A
A
Sindonews.com - Kasus yang menimpa terdakwa kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Angelina Sondak harus menjadi pelajaran bagi anggota Fraksi Partai Demokrat.
Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf berharap, apa yang dialami Angelina Sondakh dapat dijadikan pelajaran bagi anggota fraksi lain, supaya tidak terjerat dalam kasus hukum.
"Mudah-mudahan ini menjadi pengalaman luar biasa, bukan hanya untuk Angie, tetapi juga untuk anggota fraksi Demokrat," ujar Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Fraksi Partai Demokrat, sambung Nurhayati, akan terus melihat proses persidangan, memastikan Angie untuk mendapatkan keadilan. Mantan staf khusus Ibu Negara Ani Yudhoyono ini juga menjamin, Partai Demokrat tidak akan mengintervensi proses hukum.
"Tentunya sebagai ketua fraksi, selalu memberikan dukungan Moril. Saya yakin bahwa Angie tidak seperti yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum (JPU)," terangnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi mengenai nasib Angei sebagai anggota DPR. Nurhayati mengaku partainya akan patuh terhadap aturan yang berlaku di DPR. Namun kabar pemberhentian sementara oleh Badan Kehormatan (BK) sampai saat ini diakuinya belum ada keterangan resmi.
"Kita menunggu saja, fraksi akan mengikuti aturan yang ada di DPR yang berlaku umum. Saya sendiri belum mendengar itu nanti kita lihat," pungkasnya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf berharap, apa yang dialami Angelina Sondakh dapat dijadikan pelajaran bagi anggota fraksi lain, supaya tidak terjerat dalam kasus hukum.
"Mudah-mudahan ini menjadi pengalaman luar biasa, bukan hanya untuk Angie, tetapi juga untuk anggota fraksi Demokrat," ujar Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Fraksi Partai Demokrat, sambung Nurhayati, akan terus melihat proses persidangan, memastikan Angie untuk mendapatkan keadilan. Mantan staf khusus Ibu Negara Ani Yudhoyono ini juga menjamin, Partai Demokrat tidak akan mengintervensi proses hukum.
"Tentunya sebagai ketua fraksi, selalu memberikan dukungan Moril. Saya yakin bahwa Angie tidak seperti yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum (JPU)," terangnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi mengenai nasib Angei sebagai anggota DPR. Nurhayati mengaku partainya akan patuh terhadap aturan yang berlaku di DPR. Namun kabar pemberhentian sementara oleh Badan Kehormatan (BK) sampai saat ini diakuinya belum ada keterangan resmi.
"Kita menunggu saja, fraksi akan mengikuti aturan yang ada di DPR yang berlaku umum. Saya sendiri belum mendengar itu nanti kita lihat," pungkasnya.
(san)