Kasus Century bukan pengalihan isu korupsi Polri
Selasa, 28 Agustus 2012 - 05:33 WIB
Kasus Century bukan pengalihan isu korupsi Polri
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi diyakini akan terus merampungkan kasus korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri dengan salah satu tersangka yang telah ditetapkan KPK adalah Djoko Susilo.
Menurut koordinator Indonesian Corruption Watch ( ICW) Tama S Langkun, tidak ada alasan bagi KPK untuk dapat menghentikan kasus tersebut. Bahkan, pihaknya sampai saat ini juga masih sangat berharap pihak mabes Polri menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan driving simulator.
“Sejauh ini kita masih percaya kasus ini akan rampung ditangani KPK,“ kata Tama dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Senin 27 Agustus 2012.
Tama juga mengatakan dengan meletupnya kembali kasus Century yang telah lama menghilang, bukanlah suatu strategi untuk mengalihkan kasus tersebut. Menurutnya, tidak ada kaitannya sama sekali dengan kembali merebaknya kasus tersebut dengan kasus korupsi Korlantas Polri tersebut.
“Terkait dengan meletupnya kasus century, kita masih belum menemukan relevansinya dengan kasus dugaan korupsi pengadaan driving simulator. Apalagi, jika munculnya kasus ini ditengarai sebagai upaya pengalihan issue, kita ragukan hal itu,“ tegasnya.
Tama menambahkan, pihaknya masih tetap optimis kasus tersebut akan segera rampung ditangani KPK. Hal tersebut tentunya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga superbody tersebut.
“Yang pasti kita harap KPK segera menuntaskan kasus dugaan korupsi driving simulator ini. Agar tidak berlarut larut,“ tandasnya.
Menurut koordinator Indonesian Corruption Watch ( ICW) Tama S Langkun, tidak ada alasan bagi KPK untuk dapat menghentikan kasus tersebut. Bahkan, pihaknya sampai saat ini juga masih sangat berharap pihak mabes Polri menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan driving simulator.
“Sejauh ini kita masih percaya kasus ini akan rampung ditangani KPK,“ kata Tama dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Senin 27 Agustus 2012.
Tama juga mengatakan dengan meletupnya kembali kasus Century yang telah lama menghilang, bukanlah suatu strategi untuk mengalihkan kasus tersebut. Menurutnya, tidak ada kaitannya sama sekali dengan kembali merebaknya kasus tersebut dengan kasus korupsi Korlantas Polri tersebut.
“Terkait dengan meletupnya kasus century, kita masih belum menemukan relevansinya dengan kasus dugaan korupsi pengadaan driving simulator. Apalagi, jika munculnya kasus ini ditengarai sebagai upaya pengalihan issue, kita ragukan hal itu,“ tegasnya.
Tama menambahkan, pihaknya masih tetap optimis kasus tersebut akan segera rampung ditangani KPK. Hal tersebut tentunya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga superbody tersebut.
“Yang pasti kita harap KPK segera menuntaskan kasus dugaan korupsi driving simulator ini. Agar tidak berlarut larut,“ tandasnya.
(azh)