Muchtar Pakpahan: Korupsi merajalela buruh menderita.
Minggu, 26 Agustus 2012 - 07:06 WIB
Muchtar Pakpahan: Korupsi merajalela buruh menderita.
A
A
A
Sindonews.com - Korupsi yang melanda bangsa ini merupakan penindasan bagi rakyat Indonesia kususnya buruh.
"Korupsi merajalela, buruh menderita. Maka sudah saatnya buruh bangkit untuk melawan dan ikut memberantas segala bentuk korupsi yang menyengsarakan kaum buruh dan rakyat Indonesia," kata Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muchtar Pakpahan, usai menemui mantan Ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar di Lapas Kelas I A Tangerang, Sabtu 25 Agustus 2012.
Oleh sebab itu, dia mengimbau, agar seluruh elemen buruh melakukan perlawatan terhadap korupsi yang menyengsarakan rakyat Indonesia.
"Korupsi merajalela, buruh menderita. Maka sudah saatnya buruh bangkit untuk melawan dan ikut memberantas segala bentuk korupsi yang menyengsarakan kaum buruh dan rakyat Indonesia," tegasnya.
Dia juga mengatakan, meski tidak mudah memberantas korupsi di negeri ini. Tapi, bukanlah hal yang mustahil bila seluruh elemen bersatu dan berkomitmen untuk memberantas korupsi dari muka bumi ini.
"KPK sebagai institusi yang masih bisa kita percaya harus didukung penuh. Dan kami buruh siap untuk mendukung KPK," tegasnya.
Muchtar Pakpahan yang kini duduk sebagai dewan penasehat Majelis Pekerja dan Buruh Indonesia (MPBI) meyakini dukungan untuk mengungkap kasus bank century menjadi pintu masuk bagi kaum buruh untuk melawan korupsi yang memiskinkan rakyat.
Untuk itulah pada hari ini, ia dan MPBI mendatangi Antasari Azhar untuk mengetahui secara langsung terkait testimony Antasari soal kasus Century yang beberapa waktu ini membuat heboh dan mengusik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Korupsi merajalela, buruh menderita. Maka sudah saatnya buruh bangkit untuk melawan dan ikut memberantas segala bentuk korupsi yang menyengsarakan kaum buruh dan rakyat Indonesia," kata Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muchtar Pakpahan, usai menemui mantan Ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar di Lapas Kelas I A Tangerang, Sabtu 25 Agustus 2012.
Oleh sebab itu, dia mengimbau, agar seluruh elemen buruh melakukan perlawatan terhadap korupsi yang menyengsarakan rakyat Indonesia.
"Korupsi merajalela, buruh menderita. Maka sudah saatnya buruh bangkit untuk melawan dan ikut memberantas segala bentuk korupsi yang menyengsarakan kaum buruh dan rakyat Indonesia," tegasnya.
Dia juga mengatakan, meski tidak mudah memberantas korupsi di negeri ini. Tapi, bukanlah hal yang mustahil bila seluruh elemen bersatu dan berkomitmen untuk memberantas korupsi dari muka bumi ini.
"KPK sebagai institusi yang masih bisa kita percaya harus didukung penuh. Dan kami buruh siap untuk mendukung KPK," tegasnya.
Muchtar Pakpahan yang kini duduk sebagai dewan penasehat Majelis Pekerja dan Buruh Indonesia (MPBI) meyakini dukungan untuk mengungkap kasus bank century menjadi pintu masuk bagi kaum buruh untuk melawan korupsi yang memiskinkan rakyat.
Untuk itulah pada hari ini, ia dan MPBI mendatangi Antasari Azhar untuk mengetahui secara langsung terkait testimony Antasari soal kasus Century yang beberapa waktu ini membuat heboh dan mengusik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
(mhd)