Parpol diminta awasi penyusunan DPT

Kamis, 16 Agustus 2012 - 09:32 WIB
Parpol diminta awasi...
Parpol diminta awasi penyusunan DPT
A A A
Sindonews.com - Persoalan daftar pemilih tetap (DPT) selalu membayangi setiap pelaksanaan pemilihan umum (pemilu). Pada Pemilu 2014 juga diperkirakan masih banyak pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT.

Untuk itu, pengawasan yang ketat dari semua unsur, terutama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), diperlukan agar penyusunan DPT tidak bermasalah. Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu mengaku sudah memiliki langkah antisipatif.

“Dibutuhkan sebuah upaya nyata untuk meminimalisasi berbagai problem tersebut, khususnya hilangnya hak konstitusional warga negara Indonesia,” ungkap anggota Bawaslu Nasrullah di Jakarta kemarin.

Menurut Nasrullah, Bawaslu sudah menyiapkan beberapa langkah antisipatif untuk masalah tersebut. Di antaranya Bawaslu akan memastikan terlebih dulu data pemilih yang diberikan pemerintah atau pemerintah daerah telah valid dan memiliki tingkat akurasi tinggi sebelum diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Selain itu, kami juga akan memastikan petugas Pantarlih bekerja keras dan memahami cara kerjanya,” paparnya.

Bawaslu juga akan bekerja sama dengan parpol agar bisa terlibat sejak awal dalam mengawal pemutakhiran data pemilih tersebut.

“Banyak ditemukan fakta, parpol baru terlibat aktif di saat-saat akhir saja,” ungkapnya.

Menurut Nasrullah, jika parpol peduli terhadap basis konstituennya, harus memperlihatkan secara sungguhsungguh untuk mengadvokasi hak pilih konstituen tersebut.

Peneliti senior Formappi Yurist Oloan mengatakan,persoalan daftar pemilih memang kerap terjadi dalam pelaksanaan pemilu maupun pilkada.

Namun, sejauh ini belum ada mekanisme dari lembaga penyelenggara pemilu untuk memulihkan dan mengembalikan hak pilih warga negara yang hilang tersebut.

“Melakukan penindakan terhadap kelalaian atau kesengajaan menghilangkan hak pilih memang penting. Tetapi, terlebih dulu penyelenggara pemilu harus bisa mengakomodasi warga yang kehilangan hak pilih untuk bisa memilih,” tandasnya
(lns)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Infografis
Majelis Hakim Diminta...
Majelis Hakim Diminta Tolak Seluruh Pleidoi Putri Candrawathi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved