KPU buka pendaftaran pemantau Pemilu

Rabu, 15 Agustus 2012 - 09:34 WIB
KPU buka pendaftaran...
KPU buka pendaftaran pemantau Pemilu
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran pemantau Pemilu 2014 mulai 14 Agustus 2012. Pembukaan pendaftaran pemantau ini sesuai amanat Undang-Undang 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD.

"Dalam Pasal 152 Ayat (6) dinyatakan bahwa pemantauan pemungutan suara dilaksanakan oleh pemantau pemilu yang telah diakreditasi oleh KPU, KPU provinsi, dan KPU kabupaten/kota," tandas Ketua KPU Husni Kamil Manik di Jakarta kemarin.
Menurut dia, sumbangan pemantau diperlukan untuk menciptakan pemilu yang berintegritas. Karena itu, KPU menetapkan bahwa mereka harus membuka partisipasi pemantau sejak awal.

Anggota KPU Hadar Navis Gumay mengatakan, persyaratan untuk menjadi pemantau di antaranya harus independen, memiliki sumber dana yang jelas, terdaftar, dan memperoleh akreditasi dari KPU, KPU provinsi, dan KPU k bupaten/kota sesuai cakupan wilayah pe man tauannya.

“Untuk sumber dana, para calon pemantau ini harus meng umumkannya di awal terkait sumber pendanaan tanpa harus menyatakan besaran jumlahnya. Persyaratan pemantau yang paling prinsip adalah independen,” ungkap Hadar.

KPU berharap pemantau bebas dari kepentingan politik apa pun. Setiap lembaga atau orang per orangan akan diakreditasi terlebih dulu oleh KPU sebelum bisa melakukan pemantauan.

Pemantau luar negeri, papar Hadar, harus memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang pemantauan pemilu di negara lain yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari organisasi pemantau yang bersangkutan atau dari pemerintah negara lain tempat yang bersangkutan pernah melakukan pemantauan.

Selain itu, pemantau dari luar negeri juga harus memperoleh visa untuk bisa menjadi pemantau pemilu.
(san)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved