PKBIB tidak akan curang hadapi Verifikasi
Selasa, 14 Agustus 2012 - 14:33 WIB
PKBIB tidak akan curang hadapi Verifikasi
A
A
A
Sindonews.com - Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) tidak akan melakukan kecurangan untuk melakukan verifikasi partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.
Ketua Dewan Tanfidz PKBIB Pasang Haro Rajagukguk mengatakan, PKBIB akan menempuh cara jujur untuk lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terlebih, peluang melakukan kecurangan ataupun manipulasi data tidak mungkin dilakukan, karena masyarakat juga ikut mengawasi proses verifikasi itu.
"Kalau mau curang pun tidak gampang. Sebab yang akan mengawasi adalah partai pesaing, LSM, bahkan bupati/wali kota, dan anggota DPRD juga pasti ikut mengawasi, karena semua punya kepentingan. Jadi kita tidak berpikir melakukan kecurangan atau manipulasi. Sebab tanpa itu kita sudah siap kok," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (14/8/2012).
Lebih jauh Haro mengatakan, proses terbentuknya PKBIB juga bukan melalui akuisisi partai lain. Akan tetapi melalui sistem peleburan antara PKBN dan PIB menjadi satu partai baru bernama PKBIB.
Berbeda dengan Partai SRI ataupun Partai Nasrep yang memang mengakuisisi partai lain. "Kita menggabungkan dua partai menjadi satu, sehingga PKBN ini diisi dua elemen partai yang bergabung. Jadi ini bukan akuisisi tapi semacam fusi," tandasnya.
Meski berstatus partai baru, Haro menegaskan, bahwa PKBIB punya cukup modal untuk bisa bersaing dalam pemilu. Partai pimpinan Yenny Wahid ini yakin bisa lolos verifikasi KPU, karena infrastruktur partai sudah memenuhi syarat yang ditetapkan.
Ketua Dewan Tanfidz PKBIB Pasang Haro Rajagukguk mengatakan, PKBIB akan menempuh cara jujur untuk lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terlebih, peluang melakukan kecurangan ataupun manipulasi data tidak mungkin dilakukan, karena masyarakat juga ikut mengawasi proses verifikasi itu.
"Kalau mau curang pun tidak gampang. Sebab yang akan mengawasi adalah partai pesaing, LSM, bahkan bupati/wali kota, dan anggota DPRD juga pasti ikut mengawasi, karena semua punya kepentingan. Jadi kita tidak berpikir melakukan kecurangan atau manipulasi. Sebab tanpa itu kita sudah siap kok," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (14/8/2012).
Lebih jauh Haro mengatakan, proses terbentuknya PKBIB juga bukan melalui akuisisi partai lain. Akan tetapi melalui sistem peleburan antara PKBN dan PIB menjadi satu partai baru bernama PKBIB.
Berbeda dengan Partai SRI ataupun Partai Nasrep yang memang mengakuisisi partai lain. "Kita menggabungkan dua partai menjadi satu, sehingga PKBN ini diisi dua elemen partai yang bergabung. Jadi ini bukan akuisisi tapi semacam fusi," tandasnya.
Meski berstatus partai baru, Haro menegaskan, bahwa PKBIB punya cukup modal untuk bisa bersaing dalam pemilu. Partai pimpinan Yenny Wahid ini yakin bisa lolos verifikasi KPU, karena infrastruktur partai sudah memenuhi syarat yang ditetapkan.
(lil)