Taufiq: Beri ruang capres alternatif

Rabu, 08 Agustus 2012 - 06:12 WIB
Taufiq: Beri ruang capres...
Taufiq: Beri ruang capres alternatif
A A A
Sindonews.com - Ketua MPR yang juga politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufiq Kiemas kembali menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan nasional adalah suatu keniscayaan.

Untuk itu, partai politik sudah seharusnya memberikan jalan, bukan malah menahan munculnya kandidat capres/ cawapres alternatif. “Pasti muncul, karena itu partai harus dorong, itu tidak ada yang bisa tahan regenerasi itu,” kata Taufiq di Gedung MPR/DPR, Jakarta, kemarin.

Menurut Taufiq, karena regenerasi adalah sebuah keniscayaan, sudah saatnya tokoh yang sudah berumur perlu mempertimbangkan untuk menjadi king maker saja.

“Mereka harus mau jadi busur. Tak perlu ikut berlaga dalam Pilpres 2014,” ujarnya.

Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin menilai figur alternatif tidak harus jadi posisi capres, tetapi juga bisa di cawapres. Hanura sendiri, kata dia, sangat menyadari pihaknya perlu figur alternatif untuk mendampingi Ketua Umum Partai Hanura Wiranto yang oleh semua kader didorong untuk maju di Pilpres 2012.

“Hanura akan membuka diri untuk siapa saja yang mempunyai kapasitas dan integritas yang dimaksud untuk menjadi cawapres Pak Wiranto nantinya, semua tentu kembali pada UU Pilpres yang akan dibuat nanti,” ungkapnya.

Dia mengatakan,yang paling utama dalam memilih pemimpin pada Pilpres 2014 adalah kapasitas, integritas, dan leadership dari calon tersebut tanpa tersandera dari unsur apa.

“Jangan kita dikotomikan independen atau parpol yang akhirnya kita terus tersandera. Jadi yang harus kita kedepankan adalah kapasitas, kapabilitas, integritas, dan keberanian yang bersangkutan dalam mengambil suatu keputusan,” katanya.

Wakil Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq mengatakan sangat penting bagi partainya untuk mengusung calon presiden alternatif.

Sebab, kata dia, 2009 tokoh-tokoh senior Indonesia sudah maju dalam kontestasi pilpres. Ada Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono, Wiranto, dan sebagainya.

Menurut dia, sebagai bangsa yang besar Indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunyai visi yang baru. Selain itu untuk menyelesaikan permasalahan bangsa juga dibutuhkan sosok pemimpin yang mempunya karakter yang kuat sekaligus berani menghadapi resistensi.

“Indonesia bukan hanya butuh calon pe-mimpin yang baru, tetapi juga visi misi baru. Indonesia sebagai negara besar, kaya sumber daya alam, dan umat Islam terbesar membutuhkan visi. Butuh pemimpin dengan karakter yang kuat,solidaritas, dan berani menghadapi resistensi,” ungkapnya.

Meski mengklaim akan membuka figur alternatif, Mahfudz mengatakan sejauh ini partainya belum mengusung calon.
(lns)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Sastra Indonesia Mendunia:...
Sastra Indonesia Mendunia: Karya Denny JA Segera Hadir dalam 35 Bahasa
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Pertemuan Kapolri, Panglima...
Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Bacakan Duplik, Polda...
Bacakan Duplik, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tetap Minta Praperadilan Roy Suryo Ditolak
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved