Rusli Zainal akui Rp1,8 M mengalir ke DPRD

Selasa, 07 Agustus 2012 - 17:08 WIB
Rusli Zainal akui Rp1,8...
Rusli Zainal akui Rp1,8 M mengalir ke DPRD
A A A
Sindonews.com - Setelah sempat membantah, akhirnya Gubernur Riau Rusli Zainal tak mampu berkelit mengetahui tentang adanya uang suap PON untuk anggota dewan sebesar Rp1,8 miliar. Namun ia membantah suap itu atas perinth dirinya.

Pengakuan Rusli Zainal yang juga menjabat Ketua Umum Panitia Besar (PB) PON XVIII terungkap begitu dihadirkan dalam sidang tipikor dengan terdakwa Eka Dharma Putra staf Dispora Riau.

Dalam kesaksiannya, Rusli mengetahui ada aliran Rp1,8 miliar dari Kadispora Riau yang waktu itu dijabat Pak Lukman Abbas. Saat itu, anggota DPRD Riau minta uang Rp1,8 miliar untuk merevisi Perda No.6 tentang venue lapangan tembak.

"Saya langsung marah-marah dan meminta agar hal itu jangan dilakukan. Anggota dewan tahunya duit terus," aku Rusli Zainal yang saat itu mengenakan pakaian safari putih di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (7/8/2012).

Namun Rusli membantah kalau dirinya yang memerintahkan uang Rp1,8 miliar untuk dewan seperti yang disampaikan Lukmas Abbas. "Tidak, yang saya katakan kepada Pak Lukman adalah agar menyelesaikan semua teknisnya terkait revisi Perda itu," bantah Rusli Zainal.

Dalam persidangan kali ini terlihat sedikit lebih unik. Karena di sana terlihat banyak Pejabat di lingkungan Pemprov Riau yang mengikuti sidang saat jam kerja.

Mereka seperti memberi dukungan moral kepada pimpinan mereka yang dihadirkan sebagai saksi. Di antara yang hadir terlihat, Asisten I Setdaprov Riau Abdul Latif, Asisten III Joni Irwan (adik ipar Rusli Zainal).

Selain itu, ada juga Kepala RSUD Aifin Ahmad Pekanbaru Yulwiliati Moesa, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Abdulla Lafis, Kepala Badan Kominfo Ahmad Syahharopi, dan sejumlah pejabat lainnya.

Mereka datang ke PN Pekanbaru juga menggunakan mobil dinas negara. Mereka mengaku datang atas inisiatif sendiri untuk menyaksikan sidang pemimpin mereka.
(ysw)
Berita Terkait
Dugaan Korupsi SPPD...
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Naik Penyidikan setelah Eks Pj Walkot Pekanbaru Diperiksa
Rugikan Negara Rp1,1...
Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Pejabat Bank BUMD Riau Ditahan
Kalahkan Kepulauan Riau,...
Kalahkan Kepulauan Riau, Papua Tembus Semifinal Futsal PON XX Papua
Geledah Kantor Gubernur...
Geledah Kantor Gubernur Riau, KPK Sita Dokumen Anggaran Pemprov
KPK Tahan Ajudan Gubernur...
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid usai Diperiksa sebagai Tersangka
Lahan 1.206 Meter dan...
Lahan 1.206 Meter dan 11 Homestay di Harau Disita Terkait Kasus Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau
Berita Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved