Indonesia butuh figur alternatif

Kamis, 02 Agustus 2012 - 21:52 WIB
Indonesia butuh figur...
Indonesia butuh figur alternatif
A A A
Sindonews.com - Imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar media mempublikasikan figur potensial untuk Pilpres 2014 mendapatkan respon positif dari banyak kalangan. Sepatutnya imbauan itu juga direspon oleh partai politik agar mereka membuka ruang munculnya figur alternatif.

Menurut pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, Indonesia membutuhkan tokoh baru yang memiliki energi besar. Pemimpin baru ini diharapkan memiliki kredibilitas dan perspektif luas, sehingga bisa membawa bangsa ini untuk mengikuti tantangan dan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Siti sepakat, klasifikasi calon pemimpin itu tidak perlu didikotomikan berdasarkan usia. Jika yang diharapkan muncul adalah figur alternatif, diharapkan bukan dari kalangan senior.

Menurut dia, figur alternatif adalah mereka yang tidak merepresentasikan kekuatan politik lama atau wajah politik lama. Dengan begitu, harapan perubahan sebagaimana diinginkan publik bisa bisa diterima.

Ia menjelaskan, masyarakat sudah memiliki kriteria untuk calon pemimpin di Pilpres 2014. Jika parpol besar tidak mengakomodasi keinginan masyarakat maka mereka akan dihukum. "Masyarakat tidak akan memilihnya,” ujarnya.

Sedangkan kepada tokoh-tokoh yang sudah gagal di pilpres sebelumnya untuk sadar diri.

Beberapa figur alternatif mulai muncul dalam berbagai survei dan polling. Belakangan, polling yang dilakukan sebuah stasiun televisi swasta menunjukkan adanya respon positif publik terhadap figur alternatif.

Dalam polling itu muncul sejumlah capres yakni Wakil Ketua DPR yang juga Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso berada di posisi teratas dengan perolehan 21,11 persen, Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan perolehan 16,94 persen, Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung 13,06 persen, Sandiaga Uno 10,97 persen, Dahlan Iskan 10,95 persen, dan Mahfud MD 10,68 persen.
(ysw)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved