Menteri dari parpol harus profesional
Kamis, 02 Agustus 2012 - 09:08 WIB
Menteri dari parpol harus profesional
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengakui, ketua umum partai yang menjadi menteri harus mampu profesional membagi konsentrasi antara tugas di kementerian dan tanggung jawab di parpol.
Di saat yang bersangkutan tidak bisa lagi fokus dengan agenda pemerintahan, Presiden memiliki hak prerogatif untuk mengambil sikap.
“Jadi kalau Pak SBY dalam posisi terganggu ya beliau ambil sikap. Kan itu semua pembantu Presiden,” ujarnya di Jakarta, kemarin.
Apakah yang dimaksud tindakan itu adalah melakukan reshuffle kabinet? Pramono enggan memberikan ketegasan.
Namun, dengan pernyataan terbuka yang secara khusus ditujukan kepada menteri dari parpol, SBY tentu tidak sembarangan memberi peringatan.
“Kalau sampai Presiden mengatakan itu pasti ada latar belakangnya,” jelas dia.
Di saat yang bersangkutan tidak bisa lagi fokus dengan agenda pemerintahan, Presiden memiliki hak prerogatif untuk mengambil sikap.
“Jadi kalau Pak SBY dalam posisi terganggu ya beliau ambil sikap. Kan itu semua pembantu Presiden,” ujarnya di Jakarta, kemarin.
Apakah yang dimaksud tindakan itu adalah melakukan reshuffle kabinet? Pramono enggan memberikan ketegasan.
Namun, dengan pernyataan terbuka yang secara khusus ditujukan kepada menteri dari parpol, SBY tentu tidak sembarangan memberi peringatan.
“Kalau sampai Presiden mengatakan itu pasti ada latar belakangnya,” jelas dia.
(lns)