Realisasi investasi naik

Kamis, 26 Juli 2012 - 08:18 WIB
Realisasi investasi...
Realisasi investasi naik
A A A
Sindonews.com - Realisasi penanaman modal di Indonesia tetap melaju kencang di tengah kekhawatiran dampak krisis perekonomian global yang mulai dirasakan pada sejumlah negara di Asia, di antaranya India yang terpaksa mengoreksi pertumbuhan ekonomi yang sudah dipatok tahun ini.

Sepanjang triwulan kedua (April–Juni) 2012 tercatat nilai realisasi penanaman sebesar Rp76,9 triliun. Terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp20,8 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp56,1 triliun. Dengan demikian, perkembangan realisasi investasi selama semester pertama tahun ini sudah mencapai Rp148,1 triliun, di mana kontribusi PMA naik sekitar 30,4 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp107,6 triliun. PMDN tumbuh sekitar 22,7 persen menjadi Rp40,5 triliun.

Realisasi penanaman modal tersebut sudah menembus 56 persen dari target investasi sebesar Rp283,5 triliun hingga akhir tahun ini. Padahal perolehan realisasi investasi sepanjang triwulan kedua tersebut belum semuanya dicatatkan, mulai dari investasi di bidang minyak dan gas, perbankan,lembaga keuangan nonbank, asuransi, sewa guna usaha, dan industri rumah tangga. Melihat angka-angka tersebut, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri optimistis target realisasi investasi yang dipatok tahun ini bakal tercapai.

Sepanjang semester satu para investor asing rupanya lebih tertarik menanamkan modal pada sektor pertambangan yang nilainya tercatat USD1 miliar, menyusul sektor kimia dasar, barang kimia, dan farmasi. Sedangkan berdasarkan negara asal, investor terbesar berasal dari Singapura dengan nilai investasi sekitar USD0,8 miliar pada triwulan kedua dan sebesar USD2 miliar pada semester pertama tahun ini. Adapun wilayah primadona bagi investor untuk menanamkan modal yakni Banten dan Jawa Timur.

Berdasarkan data yang dipublikasi BKPM para pemodal dalam negeri lebih mencurahkan perhatian ke wilayah Banten.Pada triwulan kedua realisasi PMDN di Banten tercatat Rp3,6 triliun (17,3 persen), menyusul Riau sebesar Rp3,5 triliun (16,9 persen), dan Jawa Timur senilai Rp3 triliun (14,7 persen). Sedangkan investor asing lebih memilih wilayah Jawa Timur dengan realisasi investasi sebesar USD0,9 miliar (15,2 persen),menyusul Jawa Barat dan Banten.

Pertumbuhan realisasi investasi yang menggembirakan itu berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Pada periode triwulan kedua tahun ini dengan pertumbuhan realisasi investasi yang mencapai sekitar Rp76,9 triliun, Chatib mengklaim,membuka lapangan kerja sebanyak 315.513 orang atau naik sekitar 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Realisasi investasi adalah sumber penyerapan tenaga kerja,” kata Chatib dalam jumpa pers kemarin.

Derasnya arus investasi asing ke Indonesia, diakui Chatib, salah satunya dipicu oleh krisis Eropa yang memaksa investor merelokasi investasinya ke negara dengan kondisi ekonomi yang stabil salah satunya negeri ini. Jadi di satu sisi krisis ekonomi yang kini membalut kawasan Eropa adalah sebuah “berkah” sekaligus ancaman.

Setidaknya, dampak dari krisis tersebut sudah membuat ketar-ketir beberapa negara yang juga selama ini menikmati gonjang-ganjing perekonomian di kawasan itu, termasuk Brasil, dan China yang terpaksa harus mengoreksi pertumbuhan ekonominya tahun ini. Memang kita perlu khawatir dan waspada akan dampak krisis ekonomi global.

Tetapi, kita tetap harus percaya diri bahwa investor asing tak akan lari ke mana-mana sepanjang pemerintah mampu menunjukkan kredibilitas dan kebijakan realistis terkait penanam modal,dan satu visi dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi prasyarat utama investor asing sebelum menanamkan modal.
(azh)
Berita Terkait
Korona dan Kebangkitan...
Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri
Reaktivasi Rumah Ibadah...
Reaktivasi Rumah Ibadah Tak Cukup Regulasi
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Sudah Saatnya Harga...
Sudah Saatnya Harga BBM Turun
Bahan Pangan Aman, Distribusi...
Bahan Pangan Aman, Distribusi Bisa Tersendat
Mengandalkan Sektor...
Mengandalkan Sektor Konsumsi
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved