Pilpres 2014, Prabowo incar JK & Mahfud MD
Minggu, 22 Juli 2012 - 06:40 WIB
Pilpres 2014, Prabowo incar JK & Mahfud MD
A
A
A
Sindonews.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masih menimbang-nimbang kandidat Calon Wakil Presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto untuk maju dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden 2014 mendatang.
"Untuk wakil (wakil presiden), kami baru mencalonkan dua kandidat. Yang pertama Jusuf Kalla (JK), dan yang kedua Mahfud MD," kata Anggota Dewan Penasihat Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) (F-Gerindra) Martin Hutabarat saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (21/7/2012).
Martin juga menyatakan, sampai saat ini Gerindra masih melakukan proses penentuan dari kedua kandidat ini. Namun dia mengakui, baik JK maupun Mahfud, sama-sama memiliki karakteristik yang cukup diperhitungkan.
"Menurut saya, masing-masing calon kandidat ini punya karakteristik yang cukup diperhitungkan. JK pernah menjadi wapres, sedangkan Mahfud menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK)," jelas Martin.
Proses pengumpulan voting terhadap kedua kandidat ini sendiri, diakui Martin baru berjalan lima persen. Tapi Gerindra masih memiliki waktu satu tahun lebih untuk benar-benar menetapkan cawapres pendamping Prabowo, dan mempersiapkan pemilu Presiden 2014 mendatang.
"Untuk wakil (wakil presiden), kami baru mencalonkan dua kandidat. Yang pertama Jusuf Kalla (JK), dan yang kedua Mahfud MD," kata Anggota Dewan Penasihat Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) (F-Gerindra) Martin Hutabarat saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (21/7/2012).
Martin juga menyatakan, sampai saat ini Gerindra masih melakukan proses penentuan dari kedua kandidat ini. Namun dia mengakui, baik JK maupun Mahfud, sama-sama memiliki karakteristik yang cukup diperhitungkan.
"Menurut saya, masing-masing calon kandidat ini punya karakteristik yang cukup diperhitungkan. JK pernah menjadi wapres, sedangkan Mahfud menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK)," jelas Martin.
Proses pengumpulan voting terhadap kedua kandidat ini sendiri, diakui Martin baru berjalan lima persen. Tapi Gerindra masih memiliki waktu satu tahun lebih untuk benar-benar menetapkan cawapres pendamping Prabowo, dan mempersiapkan pemilu Presiden 2014 mendatang.
(san)