Bawahan korupsi, menteri tanggung jawab

Jum'at, 20 Juli 2012 - 09:32 WIB
Bawahan korupsi, menteri...
Bawahan korupsi, menteri tanggung jawab
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak hanya memberi peringatan kepada para menterinya dari jajaran parpol agar tetap fokus bekerja memasuki tahun politik.

Kemarin, saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, SBY juga melontarkan keprihatinannya atas kian maraknya kasus dugaan korupsi dana APBN yang melibatkan jajaran pemerintahan dan DPR.

SBY bahkan menyatakan bahwa menteri yang mengetahui ada penyimpangan anggaran di institusinya, tetapi tidak melakukan tindakan, artinya ia ikut bersalah.

“Kalau Saudara tidak tahu, Saudara sebetulnya not committed to crime (tidak bersalah) meskipun ada tanggung jawab moral. Apakah Saudara tahu kalau bawahan Saudara melakukan korupsi atau kejahatan bersama-sama oknum DPR yang menyangkut APBN?” tanya Presiden kepada para menterinya.

Dia berharap para menteri mampu mencegah terjadinya penyimpangan yang dilakukan bawahan mereka.

“Ini saya semakin prihatin benar, sekarang semakin terbuka, semakin terkuak penyimpangan dalam penggunaan anggaran yang melibatkan eksekutif dan legislatif. Boleh saya sebut dengan istilah kongkalikong. Sejak perencanaan sudah kongkalikong. Negara dirugikan,” ujarnya.

Meski sudah banyak yang ditangkap, hingga hari ini, lanjut Presiden, masih ada saja anggota parlemen maupun pejabat pemerintah yang berani melakukan korupsi. Alokasi anggaran jadi bahan transaksi.

“Masya Allah, nauzubillah. Luar biasa,” sesal SBY.

Menurut dia, selaku kepala negara, dirinya memiliki sejumlah informasi yang akurat tentang sejumlah kasus korupsi. Meski begitu, Presiden tetap memercayakan penanganan semua kasus kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lembaga penegak hukum lainnya.

“Saya tahu banyak hal meski tidak selalu banyak bicara. Saya hemat bicara supaya tidak gaduh dan secara politik tidak menimbulkan yang tidaktidak. Tapi saya tahu dan mengikuti,” tandasnya.

SBY mengatakan, dirinya sangat senang dengan banyaknya anggota DPR dan pejabat pemerintah yang ditangkap dan diperiksa KPK. Hal ini menunjukkan upaya pemberantasan korupsi tetap berjalan dengan baik. Dia memaparkan, pemerintah selama delapan tahun terakhir telah menata hukum untuk melakukan pencegahan dini dan pemberantasan korupsi.

“Kita harus ambil tindakan yang tegas. Sudah delapan tahun kita teriak-teriak, delapan tahun kita menata, delapan tahun kita mengatur, delapan tahun kita mengawasi. Masih ada orang atau ada pihak yang sepertinya tidak peduli, sepertinya menganggap ini sebagai angin kosong,” ujar SBY.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan, imbauan Presiden ini ditujukan kepada semua menterinya, bukan kepada menteri tertentu.

Sebagai menteri, mantan juru bicara kepresidenan ini akan mengikuti semua instruksi Presiden. “Yang jelas kita mengikuti apa yang jadi arahan Presiden. Kami dari Kemenpora siap bekerja sama dengan KPK,” tutur Andi.
(lns)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved