Rakyat harus jadi penentu di pemilu
Selasa, 17 Juli 2012 - 14:11 WIB
Rakyat harus jadi penentu di pemilu
A
A
A
Sindonews.com - Rakyat seharusnya menjadi penentu dalam proses Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilakukan, karena rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam demokrasi.
"Dalam demokrasi ini, masyarakat kita seharusnya seperti pemegang saham. Sedangkan para calon legislatif dan kepala daerah ini hanyalah pelamar," kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro di Rumah Perubahan, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2012).
Dia menilai, proses yang terjadi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta menunjukkan jika masyarakat sudah semakin pintar dan lebih kritis terhadap para kandidat. "Ini membuktikan jika masyarakat tidak lagi terpengaruh dengan iklan pencitraan, dan uang dalam menentukan pemimpinnya," ujarnya.
Selain itu, media massa juga menurutnya ikut berperan dalam pendewasaan proses demokrasi, karena ikut menyebarkan informasi terkait nilai-nilai demokrasi kepada masyarakat.
"Media massa memiliki peran sangat penting untuk membunyikan nilai-nilai demokrasi yang ada saat ini," tukasnya.
"Dalam demokrasi ini, masyarakat kita seharusnya seperti pemegang saham. Sedangkan para calon legislatif dan kepala daerah ini hanyalah pelamar," kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro di Rumah Perubahan, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2012).
Dia menilai, proses yang terjadi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta menunjukkan jika masyarakat sudah semakin pintar dan lebih kritis terhadap para kandidat. "Ini membuktikan jika masyarakat tidak lagi terpengaruh dengan iklan pencitraan, dan uang dalam menentukan pemimpinnya," ujarnya.
Selain itu, media massa juga menurutnya ikut berperan dalam pendewasaan proses demokrasi, karena ikut menyebarkan informasi terkait nilai-nilai demokrasi kepada masyarakat.
"Media massa memiliki peran sangat penting untuk membunyikan nilai-nilai demokrasi yang ada saat ini," tukasnya.
(lil)