Saat Adhie Massardi tantang KPK
Jum'at, 29 Juni 2012 - 13:33 WIB
Saat Adhie Massardi tantang KPK
A
A
A
Sindonews.com - Tantangan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntaskan kasus korupsi besar oleh sejumlah pihak terus dilontarkan. Pertanyaannya kemudian, mampukah KPK menjawab semua tantangan itu?
Tantangan selanjutnya datang dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie M Massardi. Dia membandingkan KPK di bawah pimpinan Antasari Azhar dengan Abraham Samad.
Saat masih dipimpin Antasari, KPK tidak mempunyai kekuatan seperti sekarang ini, di mana hampir seluruh elemen masyarakat mendukung dan memuji kinerja KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi.
"Kalau dulu, Antasari bisa memenjarakan besan Presiden. Sekarang KPK tantangannya lebih kecil. Bisa enggak menangkap besan menko," tantang Adhie di press room DPD RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/6/2012).
Ditambahkan Adhie, persoalan KPK saat ini dalam memberantas kasus korupsi bukan kepada fasilitas yang dimilikinya. Tetapi bagaimana KPK bisa memanfaatkan kekuatan besar yang ada di belakangnya untuk membantu membongkar kasus korupsi.
"Permasalahan KPK bukan di fasilitas, tapi di kekuatan-kekuatan besar yang membekingi dia (KPK) memberantas korupsi," terangnya. (san)
Tantangan selanjutnya datang dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie M Massardi. Dia membandingkan KPK di bawah pimpinan Antasari Azhar dengan Abraham Samad.
Saat masih dipimpin Antasari, KPK tidak mempunyai kekuatan seperti sekarang ini, di mana hampir seluruh elemen masyarakat mendukung dan memuji kinerja KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi.
"Kalau dulu, Antasari bisa memenjarakan besan Presiden. Sekarang KPK tantangannya lebih kecil. Bisa enggak menangkap besan menko," tantang Adhie di press room DPD RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/6/2012).
Ditambahkan Adhie, persoalan KPK saat ini dalam memberantas kasus korupsi bukan kepada fasilitas yang dimilikinya. Tetapi bagaimana KPK bisa memanfaatkan kekuatan besar yang ada di belakangnya untuk membantu membongkar kasus korupsi.
"Permasalahan KPK bukan di fasilitas, tapi di kekuatan-kekuatan besar yang membekingi dia (KPK) memberantas korupsi," terangnya. (san)
(hyk)