Kader Demokrat dilarang buat buku soal Ani

Jum'at, 25 Mei 2012 - 16:30 WIB
Kader Demokrat dilarang...
Kader Demokrat dilarang buat buku soal Ani
A A A
Sindonews.com - Kader Partai Demokrat dilarang untuk membuat buku profil Kristiani Herawati atau dikenal Ani Yudhoyono. Alasannya, untuk menghindari adanya kesan istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut untuk maju dalam pemilu presiden (pilpres) 2014 mendatang.

Larangan dari Ani ini sekaligus menegaskan, dirinya komitmen untuk patuh pada Presiden SBY yang melarang keluarga maupun kerabatnya ikut bertarung dalam pilres berikut.

"Saya ingin membuat buku tentang Ibu Ani, tapi dilarang Ibu Ani, karena nanti dikira ibu mau nyapres," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (25/5/2012).

Terkait rumor pencapresan, sepengetahuan Nurhayati, Ani Yudhoyono ingin istirahat dari panggung politik. Tak hanya itu, kalangan keluaraga maupun kerabat Presiden SBY, termasuk Edhie Baskoro Yudhoyono atau dikenal Ibas, juga tak ada minat untuk maju dalam pilpres 2014.

Setelah mendampingi SBY sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara RI, Ani berkeinginan mendampingi suaminya menghabiskan masa tua bersama cucu dan anaknya.

"Saya kira itu sangat manusiawi, beliau hanya ingin istirahat dari politik. Saya yakin Ibu Ani tidak berambisi untuk maju," ucapnya.
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved